Gunung Bugaksan, Seoul, Korea Selatan (Wikimedia Commons/Ian Armstrong)
Kebijakan untuk tetap membuka Gunung Bugaksan dipertahankan bahkan setelah kantor kepresidenan kembali ke Cheong Wa Dae akhir tahun lalu. Bahkan, menurut Layanan Warisan Korea dan Yayasan Warisan Budaya Korea, 66.720 orang mengunjungi Bugaksan pada April dan Mei tahun ini. Jumlah tersebut meningkat 62,6 persen dari 41.035 pada periode yang sama di 2023, saat Cheong Wa Dae resmi dibuka untuk umum. Pusat informasi di enam zona, termasuk Changuimun, Cheongundae, dan Sukjeongmun, juga telah beroperasi kembali dari beberapa bulan sebelumnya.
Dinas Keamanan Kepresidenan telah bekerja sama dengan berbagai instansi terkait sejak Juli 2025 untuk memperbaiki jalur tersebut dan menerapkan langkah-langkah keamanan untuk pembukaan bagian terakhirnya. Dinas Warisan Korea dan Kantor Distrik Jongno masing-masing mendukung perbaikan dan pembangunan jalur. Sistem manajemen keselamatan juga telah dibentuk, termasuk patroli di pusat informasi jalur dan pengoperasian kamera pengawasan CCTV.
Pada Rabu (7/10/2026), instansi tersebut menggelar latihan pemadam kebakaran gabungan di area yang akan dibuka, melibatkan Stasiun Damkar Jongno, Dinas Kehutanan Korea, serta Kantor Distrik dan Kepolisian Jongno. Dinas Keamanan Kepresidenan menjelaskan, jalur ini dibangun ramah lingkungan dengan memanfaatkan rute patroli bekas militer.
"Sekarang kami dapat mengembalikan Bugaksan sepenuhnya kepada masyarakat. Kami akan menjadi badan keamanan yang menghormati kehidupan dan ruang sehari-hari masyarakat dan hidup berdampingan dengan mereka," tutur Kepala Layanan Keamanan Kepresidenan, Hwang In Kwon, dilansir dari Seoul Economic Daily.