Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kastel dan Istana Bersejarah di Jerman Selatan, Menarik Dijelajahi!

5 min read
5 Kastel dan Istana Bersejarah di Jerman Selatan, Menarik Dijelajahi!
ilustrasi Kastel Neuschwanstein (unsplash.com/Serj Sakharovskiy)
  • Bavaria di Jerman selatan menawarkan lima destinasi bersejarah yang memadukan arsitektur kerajaan, bentang pegunungan, danau, taman, serta jejak pertahanan abad pertengahan.
  • Neuschwanstein, Hohenschwangau, Linderhof, dan Herrenchiemsee terkait erat dengan Raja Ludwig II atau keluarganya; masing-masing menampilkan gaya romantis, Rococo, hingga inspirasi Versailles.
  • Kastel Burghausen menghadirkan kompleks pertahanan abad pertengahan, sementara pengunjung kelima lokasi disarankan memeriksa jadwal tur, akses, dan tiket resmi sebelum berkunjung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jerman selatan, khususnya negara bagian Bavaria, menyimpan banyak bangunan bersejarah yang memiliki arsitektur megah dan kisah masa lalu yang menarik. Sebagian berdiri di tengah lanskap pegunungan, sementara lainnya berada di tepi danau atau dikelilingi taman luas. Kastel dan istana di kawasan ini menjadi daya tarik wisata karena memadukan sejarah kerajaan, seni arsitektur, serta pemandangan alam yang memikat.

Salah satu tokoh yang meninggalkan jejak besar dalam sejarah istana Bavaria adalah Raja Ludwig II. Penguasa yang memerintah pada abad ke-19 tersebut dikenal karena kecintaannya pada seni dan arsitektur, yang terlihat dari sejumlah bangunan megah yang ia gagas. Berikut lima kastel dan istana bersejarah di Jerman selatan yang menarik untuk masuk daftar perjalanan.

  1. 1. Kastel Neuschwanstein, inspirasi negeri dongeng

    potret Kastel Neuschwanstein
    potret Kastel Neuschwanstein (unsplash.com/Martin Porter)

    Kastel Neuschwanstein terletak di dekat desa Hohenschwangau, wilayah Schwangau, Bavaria. Bangunan ini mulai dibangun pada 1869 atas perintah Raja Ludwig II dan dirancang dengan gaya historisisme yang mengambil inspirasi dari arsitektur abad pertengahan. Lokasinya di atas perbukitan dengan latar Pegunungan Alpen membuat kastel ini tampak dramatis, terutama ketika diselimuti kabut atau dikelilingi pepohonan yang berubah warna saat musim gugur.

    Selain bentuknya yang menyerupai istana dalam cerita dongeng, Neuschwanstein juga menyimpan kisah tentang ambisi artistik sang raja. Bangunan ini tidak pernah sepenuhnya selesai sebelum Ludwig II meninggal dunia pada 1886. Kini, pengunjung dapat mengikuti tur berpemandu untuk melihat bagian interiornya dan menikmati panorama dari sejumlah titik pandang di sekitarnya. Neuschwanstein juga termasuk dalam rangkaian istana Raja Ludwig II yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2025.

  2. 2. Kastel Hohenschwangau, kediaman masa kecil Raja Ludwig II

    potret Kastel Hohenschwangau
    potret Kastel Hohenschwangau (unsplash.com/Tim Dennert)

    Tidak jauh dari Neuschwanstein, terdapat Kastel Hohenschwangau yang memiliki sejarah berbeda. Bangunan ini berasal dari benteng abad pertengahan yang kemudian dibangun kembali menjadi kediaman bergaya romantis oleh Putra Mahkota Maximilian, yang kelak menjadi Raja Maximilian II dari Bavaria. Proses pembangunan kembali berlangsung pada 1830-an, menjadikan kastel ini sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan.

    Hohenschwangau juga dikenal sebagai tempat Raja Ludwig II menghabiskan sebagian masa kecilnya. Lukisan dinding dan dekorasi interiornya menghadirkan kisah legenda serta sejarah yang memengaruhi ketertarikan Ludwig pada dunia abad pertengahan. Berkunjung ke kastel ini dapat menjadi pelengkap perjalanan ke Neuschwanstein karena keduanya berada di kawasan yang sama, dengan latar perbukitan hijau dan Danau Alpsee di sekitarnya.

  3. 3. Istana Linderhof, kemegahan di tengah pegunungan

    Istana Linderhof
    Istana Linderhof (unsplash.com/Lukas Seitz)

    Istana Linderhof merupakan salah satu proyek arsitektur Raja Ludwig II yang berhasil diselesaikan semasa hidupnya. Istana ini terletak di kawasan Ettal, Bavaria, dan dibangun dengan pengaruh arsitektur Prancis serta gaya Rococo. Ukurannya lebih kecil dibandingkan sejumlah istana kerajaan lainnya, tetapi bagian dalamnya dikenal kaya ornamen, dekorasi artistik, dan detail yang memperlihatkan selera mewah sang raja.

    Daya tarik Linderhof tidak berhenti pada bangunan utama. Kompleks tamannya memadukan taman formal bergaya Barok dengan lanskap yang lebih alami, lengkap dengan air mancur, teras, dan paviliun dekoratif. Latar pegunungan dan hutan di sekelilingnya membuat kawasan istana ini menarik untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Pengunjung dapat menikmati perpaduan antara seni arsitektur, taman bersejarah, dan suasana alam Bavaria dalam satu kunjungan.

  4. 4. Istana Herrenchiemsee, kemegahan yang terinspirasi Versailles

    Istana Herrenchiemsee
    Istana Herrenchiemsee (herrenchiemsee.de)

    Istana Herrenchiemsee berdiri di Herreninsel, sebuah pulau di Danau Chiemsee, Bavaria. Raja Ludwig II memulai pembangunan istana ini pada 1878 dengan menjadikan Istana Versailles di Prancis sebagai inspirasi. Proyek tersebut dimaksudkan sebagai penghormatan kepada Raja Louis XIV, yang dikagumi Ludwig II. Ruang-ruang representatifnya dirancang dengan dekorasi mewah, termasuk aula cermin yang menjadi salah satu bagian paling menonjol.

    Meski dirancang dengan ambisi besar, pembangunan Herrenchiemsee tidak pernah selesai sepenuhnya karena Raja Ludwig II meninggal pada 1886. Kompleks ini tetap menarik untuk dikunjungi karena menggabungkan sejarah kerajaan dengan suasana pulau yang tenang. Selain mengikuti tur istana, wisatawan dapat berjalan-jalan di taman dan menikmati pemandangan Danau Chiemsee, termasuk panorama pegunungan Alpen dari sejumlah bagian pulau.

  5. 5. Kastel Burghausen, benteng panjang dengan sejarah abad pertengahan

    Kastel Burghausen
    Kastel Burghausen (unsplash.com/Siva Adimulam)

    Berbeda dari istana romantis yang identik dengan Raja Ludwig II, Kastel Burghausen menawarkan gambaran pertahanan abad pertengahan. Kompleks kastel ini berada di kota Burghausen, Bavaria, dekat perbatasan Austria. Bangunannya membentang di atas punggung bukit dan terdiri dari sejumlah halaman, gerbang, serta bangunan bersejarah yang memperlihatkan perkembangan fungsi militer dan kediaman penguasa pada masa lalu.

    Kawasan kastel memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan arsitektur pertahanan. Dari beberapa bagian kompleks, pengunjung dapat melihat pemandangan kota tua dan bentang alam di sekitarnya. Walaupun tidak berada tepat di kaki Pegunungan Alpen seperti Neuschwanstein, Burghausen tetap menjadi pilihan menarik untuk memahami kekayaan sejarah Bavaria di luar istana-istana kerajaan yang paling terkenal.

    Kastel dan istana di Jerman selatan menawarkan pengalaman wisata yang lebih luas daripada sekadar mengagumi bangunan megah. Setiap tempat memiliki karakter berbeda, mulai dari kisah Raja Ludwig II dan arsitektur romantis Neuschwanstein hingga jejak pertahanan abad pertengahan di Kastel Burghausen.

    Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Bavaria, kelima destinasi tersebut dapat menjadi pilihan untuk mengenal sejarah kerajaan, seni arsitektur, dan lanskap khas Jerman selatan. Sebelum berkunjung, periksa informasi resmi mengenai jadwal tur, akses, dan tiket karena beberapa kastel hanya dapat dikunjungi melalui tur berpemandu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More