koleksi buku Perpusda Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)
Ada tiga pintu yang dapat kamu akses untuk menuju Perpusda Solo, yakni tangga belakang dan sisi kiri gedung, serta lift melalui pintu utama. Ruang perpustakaan yang dapat digunakan pengunjung terletak di lantai 2. Kalau kamu pertama kali berkunjung, dapat bertanya pada Satpam yang sedang bertugas atau masuk saja melalui pintu utama dan naik lift ke lantai 2.
Setelah memasuki ruang baca di perpustakaan, kamu akan diarahkan untuk mengisi identitas menggunakan komputer yang tersedia. Letakkan tas atau barang yang tidak diperlukan ke dalam loker. Setelah itu, bawa kunci loker, beserta barang penting yang akan kamu gunakan untuk WFA atau mengerjakan tugas, termasuk botol berisi air minum jika diperlukan.
Tersedia meja panjang serta kursi yang nyaman, lengkap dengan stopkontak, kalau kamu gak keberatan berbagi tempat dengan orang lain. Jika ingin lebih privat, tersedia bilik dan set meja yang hanya untuk satu atau dua orang. Ada pula tempat duduk lesehan dan sofa yang empuk tanpa meja untuk sekadar membaca buku.
Ruangan perpustakaan sudah dilengkapi AC yang cocok untuk ngadem di tengah panasnya Solo. Perpustakaan ini memang terletak di depan masjid, kamu bisa salat di sana atau naik satu lantai lagi. Toilet, tempat wudhu, musala, ruang laktasi, dan akses menuju menara pandang berada di lantai 3.
Selain ruang baca dengan koleksi buku yang beragam, tersedia pula Ruang Pertemuan, Ruang Display Arsip Galeri, dan Ruang Referensi. Cocok buat kamu yang membutuhkan sumber rujukan cepat, dokumen sejarah, dan koleksi langka. Sejumlah ruangan tersebut juga berada di lantai 3 yang dapat diakses menggunakan tangga maupun lift di depan ruang baca perpustakaan.