Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Risiko Reschedule Tiket Pesawat Mendekati Hari Keberangkatan

4 min read
5 Risiko Reschedule Tiket Pesawat Mendekati Hari Keberangkatan
ilustrasi pesawat terbang (pixabay.com/Nel_Botha)
  • Reschedule mendekati keberangkatan berpotensi menambah biaya perubahan dan selisih tarif, yang besarannya bergantung pada maskapai serta jenis tiket.
  • Ketersediaan kursi dan jadwal pengganti bisa terbatas; perubahan waktu penerbangan juga dapat mengganggu hotel, transportasi, agenda, dan waktu transit.
  • Penumpang perlu memastikan reschedule telah dikonfirmasi sebelum melewatkan jadwal lama, serta memeriksa batas waktu dan aturan ketat pada tarif tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Rencana penerbanganmu tiba-tiba berubah dan membuatmu harus reschedule tiket pesawat? Jangan buru-buru mengubah jadwal tanpa mengecek ketentuannya, terutama kalau hari keberangkatan sudah semakin dekat. Sebab, reschedule tiket pesawat mendekati jadwal penerbangan bisa menimbulkan beberapa risiko yang perlu kamu pertimbangkan terlebih dahulu.

Semakin dekat dengan hari keberangkatan, pilihan jadwal penerbangan juga bisa semakin terbatas dan biaya yang dikenakan dapat berbeda dari saat melakukan perubahan jauh-jauh hari sebelumnya. Kondisi ini tentu bisa membuat perjalanan menjadi lebih mahal atau bahkan menyulitkan jika jadwal pengganti yang diinginkan sudah penuh.

Supaya tidak kaget saat melakukan perubahan tiket, kenali beberapa risiko reschedule tiket pesawat mendekati hari keberangkatan berikut ini. Dengan begitu, kamu bisa lebih berhati-hati lagi.

  1. 1. Biaya reschedule bisa lebih besar

    ilustrasi mata uang rupiah
    ilustrasi mata uang rupiah (pixabay.com/WonderfulBali)

    Salah satu risiko reschedule tiket pesawat mendekati hari keberangkatan adalah munculnya biaya tambahan. Maskapai dapat menerapkan biaya perubahan jadwal sesuai dengan jenis tiket dan ketentuan tarif yang berlaku. Selain biaya reschedule, penumpang juga mungkin perlu membayar selisih harga jika tiket pada jadwal baru memiliki tarif yang lebih tinggi.

    Besarnya biaya tersebut dapat berbeda antara satu maskapai dan maskapai lainnya, termasuk berdasarkan jenis tarif yang dipilih saat pembelian tiket. Oleh karena itu, jangan hanya memperhatikan biaya perubahan jadwal, tetapi periksa juga kemungkinan adanya fare difference atau selisih harga tiket. Mengecek rincian biaya sebelum mengonfirmasi reschedule dapat membantu kamu memperkirakan total pengeluaran yang harus disiapkan.

  2. 2. Pilihan jadwal penerbangan bisa lebih terbatas

    ilustrasi booking tiket pesawat
    ilustrasi booking tiket pesawat (freepik.com/rawpixel.com)

    Reschedule tiket pesawat beberapa saat sebelum keberangkatan juga berisiko membuat pilihan jadwal menjadi terbatas. Penerbangan pada jam atau tanggal yang kamu inginkan mungkin sudah penuh sehingga tidak lagi tersedia untuk dipilih. Kondisi ini bisa menjadi kendala apabila kamu memiliki jadwal perjalanan yang cukup ketat.

    Pilihan yang tersisa juga belum tentu sesuai dengan rencana awal, misalnya, harus berangkat lebih pagi atau lebih malam. Dalam situasi tertentu, kamu bahkan perlu memilih penerbangan pada hari berikutnya karena tidak ada kursi yang tersedia pada tanggal yang diinginkan. Oleh sebab itu, semakin dekat dengan keberangkatan, sebaiknya segera cek ketersediaan penerbangan sebelum memutuskan untuk mengubah jadwal.

  3. 3. Jadwal baru bisa membuat rencana perjalanan berubah

    ilustrasi booking tiket online
    ilustrasi booking tiket online (freepik.com/freepik)

    Mengubah jadwal penerbangan secara mendadak tidak hanya berdampak pada tiket pesawat, tetapi juga dapat memengaruhi rencana perjalanan lainnya. Waktu check-in hotel, jadwal kereta, kendaraan sewa, dan agenda wisata bisa berubah apabila waktu penerbangan bergeser. Hal ini terutama perlu diperhatikan jika kamu sudah memiliki beberapa reservasi yang mengikuti jadwal penerbangan awal.

    Perubahan jadwal juga bisa membuat waktu transit menjadi lebih panjang atau justru lebih singkat jika penerbangan melibatkan connecting flight. Jika memiliki penerbangan lanjutan dalam satu perjalanan, pastikan jadwal baru tetap memberikan waktu yang cukup untuk melakukan transit. Dengan begitu, perubahan tiket justru tidak membuat rangkaian perjalanan berikutnya ikut bermasalah.

  4. 4. Berisiko kehilangan penerbangan jika tidak memperhatikan batas waktu

    ilustrasi pesawat terbang
    ilustrasi pesawat terbang (pixabay.com/Nel_Botha)

    Reschedule tiket pesawat mendekati hari keberangkatan memiliki risiko lain, yaitu penumpang bisa tetap terikat dengan jadwal lama apabila proses perubahan belum berhasil dikonfirmasi. Misalnya, kamu mengajukan perubahan jadwal beberapa jam sebelum penerbangan, tapi prosesnya belum selesai sementara waktu keberangkatan semakin dekat. Jika akhirnya tiket tidak berhasil diubah dan kamu tidak datang untuk penerbangan awal, tiket tersebut dapat dianggap tidak digunakan atau no show sesuai ketentuan maskapai.

    Risiko ini juga bisa terjadi ketika kamu mengira pengajuan reschedule sudah otomatis membuat tiket lama tidak berlaku. Oleh karena itu, pastikan perubahan jadwal sudah dikonfirmasi dan kamu menerima tiket atau itinerary baru sebelum mengabaikan penerbangan sebelumnya. Periksa kembali tanggal, jam, rute, dan status tiket agar tidak sampai datang ke bandara dengan jadwal yang sudah tidak sesuai atau justru melewatkan penerbangan yang masih tertera di tiket.

  5. 5. Tiket atau tarif tertentu bisa memiliki ketentuan lebih ketat

    ilustrasi tiket pesawat
    ilustrasi tiket pesawat (freepik.com/rawpixel.com)

    Tidak semua tiket pesawat memiliki fleksibilitas perubahan jadwal yang sama. Beberapa jenis tarif mungkin memberi opsi reschedule dengan ketentuan tertentu, sementara tiket dengan tarif atau promo tertentu dapat memiliki pembatasan yang lebih ketat. Oleh karena itu, aturan yang berlaku perlu dilihat berdasarkan jenis tiket dan maskapai yang digunakan.

    Mendekati hari keberangkatan, ketentuan tersebut menjadi semakin penting untuk diperhatikan karena biaya dan batas waktu perubahan dapat berbeda. Jangan langsung berasumsi bahwa semua tiket bisa diubah kapan saja hanya karena tersedia fitur reschedule. Sebelum melakukan perubahan, cek kembali syarat tiket, biaya yang mungkin dikenakan, dan jadwal penerbangan pengganti yang tersedia.

    Ketika rencana perjalanan mulai berubah, mengecek detail tiket beberapa menit lebih awal bisa membuat prosesnya jauh lebih tenang. Jadi, sebelum menekan tombol konfirmasi reschedule, luangkan waktu untuk melihat kembali jadwal, biaya, dan rencana perjalanan setelahnya agar tidak ada bagian perjalanan yang ikut terlewat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More