Sebelum terbakar habis, Desa Adat Sade yang berada di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dikenal sebagai destinasi utama favoritnya para turis lokal maupun mancanegara saat liburan ke Lombok. Sebanyak 150 rumah dikabarkan habis terbakar, sekitar 89 rumah di antaranya merupakan rumah adat Suku Sasak. Sebanyak 300 warga pun terdampak, meski tidak ada laporan korban jiwa.
Sejumlah masyarakat Suku Sasak selama ini dikenal hidup secara mengelompok di daratan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mereka tinggal dalam perkampungan-perkampungan adat. Salah satunya di Desa Sade. Masyarakat Suku Sasak yang hidup di perkampungan Sade masih mempertahankan budaya aslinya. Meski demikian, mereka sangat terbuka dengan pendatang atau tamu yang ingin melihat cara hidup masyarakat tersebut.
Oleh karena itu, Desa Adat Sade selama ini menjadi lokasi wisata yang menarik para turis dari berbagai belahan dunia. Para pelancong yang datang bisa melihat langsung bagaimana mereka menjalani kehidupan dan mata pencahariannya. Kamu bisa menengok kehidupan Suku Sasak sebelum kebakaran di Desa Adat Sade yang dikumpulkan dalam bingkai potret berikut ini.
