Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sejarah Piramid Bondowoso, dari Asal-usul Nama hingga Pesonanya

Sejarah Piramid Bondowoso, dari Asal-usul Nama hingga Pesonanya
potret Gunung Piramid Bondowoso (google.com/maps/irfan prayoga)
  • Gunung Piramid di Bondowoso, Jawa Timur, setinggi sekitar 1.521 mdpl, dikenal karena puncaknya menyerupai piramida serta panorama pegunungan dan vegetasi alaminya.
  • Pendakian menuju puncak memakan sekitar 3–4 jam; jalur punggung naga sepanjang 1,5 kilometer sangat berisiko karena sempit dan diapit jurang sedalam 150–200 meter.
  • Kawasan ini memiliki mitos lokal dan catatan hilangnya pendaki Thoriq pada 2019, sehingga persiapan fisik, perlengkapan, pemantauan cuaca, serta keselamatan perlu diperhatikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sejarah Gunung Piramid Bondowoso menarik untuk dibahas karena gunung di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur ini punya bentuk puncak yang unik menyerupai piramida jika dilihat dari kejauhan. Dengan ketinggian sekitar 1.521 mdpl, Gunung Piramid dikenal memiliki jalur pendakian yang menantang sekaligus menyuguhkan panorama alam yang memikat.

Di balik popularitasnya di kalangan pencinta alam, kawasan ini juga menyimpan berbagai cerita yang berkembang di tengah masyarakat dan pendaki. Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah kawasan punggungan sempit yang dikenal sebagai jalur punggung naga dan memiliki medan dengan risiko tinggi. Bagaimana kisah yang membuat Gunung Piramid begitu dikenal dan apa saja cerita yang melekat di baliknya? Berikut ulasannya.

  1. 1. Gunung Piramid memiliki bentuk puncak yang jadi ciri khasnya

    Gunung Piramid berada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan ketinggian sekitar 1.521 mdpl. Nama piramid sendiri merujuk pada bentuk puncaknya yang tampak menyerupai piramida dari kejauhan, sehingga menjadi keunikan dari gunung ini. Selain bentuknya yang ikonik, kawasan Gunung Piramid juga menawarkan lanskap pegunungan dan vegetasi alami yang menjadi daya tarik bagi para pendaki.

    Gunung Piramid gak hanya menarik dari sisi visual, tetapi juga menghadirkan pengalaman pendakian yang cukup menantang. Jalurnya punya perubahan kontur yang signifikan, terutama ketika pendaki mulai mendekati area puncak dengan medan yang lebih curam dan terbuka. Karena itu, karakter Gunung Piramid perlu dipahami sejak awal agar pendaki gak hanya mengandalkan keberanian saat berada di jalur.

  2. 2. Jalur punggung naga menjadi bagian paling menantang di Gunung Piramid

    Salah satu bagian yang paling menantang dalam pendakian Gunung Piramid adalah punggungan yang dikenal sebagai jalur punggung naga. Area ini memiliki lintasan yang sempit dengan panjang sekitar 1,5 kilometer, sementara bagian kanan dan kirinya berupa jurang dengan kedalaman sekitar 150–200 meter. Kondisi tersebut membuat pendaki harus menjaga keseimbangan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menghadapi jalur yang licin atau cuaca berubah.

    Secara keseluruhan, jalur menuju puncak dapat ditempuh sekitar 3-4 jam, bergantung pada kondisi fisik pendaki dan situasi di lapangan. Trek pendakian dimulai dari area berbatu dan hutan lebat, lalu berubah menjadi semakin terjal ketika mendekati puncak.

  3. 3. Mitos Gunung Piramid hidup di tengah masyarakat Bondowoso

    Di luar karakter jalurnya, Gunung Piramid juga dikelilingi sejumlah cerita mistis yang sudah lama berkembang di tengah masyarakat. Salah satu kepercayaan yang masih sering diceritakan adalah larangan membawa pulang benda apa pun dari kawasan gunung, termasuk batu maupun tanaman karena dipercaya dapat mendatangkan kesialan atau gangguan bagi orang yang melakukannya.

    Ada pula pantangan untuk berbicara sembarangan atau menyebut hal-hal tertentu ketika berada di jalur pendakian. Dalam kepercayaan setempat, pendaki dianjurkan menjaga sikap, tutur kata, dan gak mengganggu lingkungan sekitar selama berada di Gunung Piramid. Namun, berbagai cerita tersebut merupakan bagian dari kepercayaan lokal dan belum terbukti secara ilmiah.

  4. 4. Sejumlah tragedi membentuk catatan kelam Gunung Piramid

    Di balik popularitasnya, Gunung Piramid juga memiliki catatan pendakian yang perlu menjadi perhatian. Peristiwa hilangnya pendaki Thoriq pada 2019 menjadi salah satu kasus yang kemudian banyak dibicarakan dan membuat aspek keselamatan di kawasan ini semakin disorot. Medan yang sulit menjadi pengingat bahwa pendakian bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga tentang kemampuan membaca risiko di setiap bagian jalur.

    Persiapan fisik, perlengkapan yang sesuai, pemahaman kondisi cuaca, hingga pendampingan orang yang lebih berpengalaman menjadi bagian penting sebelum memulai perjalanan ke Gunung Piramid. Ketika kondisi di lapangan gak memungkinkan, jangan ragu untuk mengubah rencana atau mengakhiri pendakian demi menjaga keselamatan.

  5. 5. Keindahan Gunung Piramid berpadu dengan panorama pegunungan Jawa Timur

    Meski dikenal memiliki jalur yang cukup sulit, Gunung Piramid tetap menawarkan pemandangan yang menjadi alasan banyak pendaki tertarik datang. Dari kawasan puncak, pendaki dapat menikmati lanskap pegunungan di sekitar Bondowoso, termasuk panorama Gunung Raung dan Gunung Ijen dari kejauhan. Area jalurnya juga memiliki beragam vegetasi dan menjadi habitat sejumlah satwa seperti burung elang serta lutung Jawa.

    Pemandangan tersebut menjadi daya tarik yang melengkapi karakter Gunung Piramid sebagai gunung dengan tantangan tersendiri. Namun, keindahan alam tetap perlu dinikmati dengan memperhatikan kondisi medan dan aturan selama pendakian. Dengan begitu, pengalaman menjelajahi Gunung Piramid tidak hanya berkesan karena panoramanya, tetapi juga tetap mengutamakan keselamatan dan kelestarian alam.

    Sejarah Gunung Piramid Bondowoso menyimpan cerita yang gak lepas dari berbagai peristiwa pendakian yang pernah terjadi di kawasan tersebut. Keindahan alamnya memang menarik perhatian pendaki, tetapi karakter medan dan risikonya juga perlu dipahami sebelum memulai perjalanan. Karena itu, mengenal sejarah Gunung Piramid Bondowoso sekaligus memahami pentingnya keselamatan dapat menjadi bekal penting sebelum menjajal jalurnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More