Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Seoul Hadirkan Bus Malam Gratis di Sepanjang Sungai Cheonggye

3 min read
Seoul Hadirkan Bus Malam Gratis di Sepanjang Sungai Cheonggye
Sungai Cheonggye, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/Ethan Brooke)
  • Pemerintah Metropolitan Seoul meluncurkan bus otonom malam gratis Cheonggye A01 pada 22 Oktober 2026, sebagai layanan reguler pertama di Korea Selatan.

  • Dua armada beroperasi tiap 30 menit pukul 19.00–23.00, melintasi 11 halte pada rute 4,8 kilometer dari Cheonggye Plaza menuju kawasan Jongno, Euljiro, dan Pasar Gwangjang.

  • Layanan ini ditujukan bagi pekerja malam, pembeli, dan wisatawan asing; penumpang memakai kartu transit saat masuk, sementara Seoul berencana menerapkan tarif 1.400 won di masa depan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa yang berencana liburan ke Korea Selatan, nih? Kini pelesir ke Negeri Ginseng bakal lebih terjangkau dengan fasilitas baru yang dihadirkan oleh pemerintah setempat. Mulai Kamis (22/10/2026), bus malam tanpa sopir akan beroperasi di sepanjang Sungai Cheonggye. Serunya lagi, ini gratis, lho!

Fasilitas ini sengaja disediakan untuk membantu wisatawan asing agar dapat lebih menghemat pengeluaran selama menikmati suasana malam dan berjalan-jalan di sekitar Sungai Cheonggye. Kira-kira, dari jam berapa bus malam tanpa sopir tersebut beroperasi, ya?

  1. 1. Seoul hadirkan bus malam gratis di sepanjang Sungai Cheonggye

    Sungai Cheonggye, Seoul, Korea Selatan
    Sungai Cheonggye, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/note thanun)

    Pada Kamis (22/10/2026) pukul 19.00 waktu setempat, Pemerintah Metropolitan Seoul akan meluncurkan angkutan malam tanpa sopir berjadwal reguler pertama di negara tersebut yang bernama Cheonggye A01. Tanpa setir dan kursi pengemudi, kendaraan futuristik berbentuk kapsul ini akan melaju di jalur melingkar sepanjang 4,8 kilometer, menghubungkan kehidupan malam kota yang semarak, pusat kuliner, dan landmark budaya di bawah cahaya lampu kota.

    Beroperasi dengan dua armada setiap 30 menit hingga pukul 23.00 waktu setempat, bus antar-jemput ini akan melintasi 11 halte. Rutenya menghubungkan Cheonggye Plaza dengan distrik komersial utama, termasuk gang makanan berlampu neon di Jongno, bar bergaya industrial-chic di Euljiro, dan Pasar Gwangjang yang terkenal di dunia karena makanan jalanannya.

  2. 2. Cheonggye Stream siap layani pekerja hingga wisatawan asing

    ilustrasi naik bus
    ilustrasi naik bus (unsplash.com/Ash Gerlach)

    Setelah sukses menjalankan program uji coba pada Agustus 2026, serta menyelesaikan tahap pengujian di siang hari selama satu tahun penuh, Cheonggye A01 atau Cheonggye Stream kini resmi beroperasi. Layanan ini menyediakan fasilitas transportasi gratis yang dirancang khusus untuk membantu mobilitas para pekerja shift malam, masyarakat yang akan berbelanja hingga larut malam, dan wisatawan mancanegara yang ingin bepergian di antara pusat-pusat hiburan utama.

    "Bus otonom malam hari di Cheonggye Stream tidak hanya memperlihatkan teknologi masa depan, tetapi juga menghubungkan pemandangan malam sungai dengan wilayah Jonggak dan Euljiro sebagai cara baru menikmati Seoul," tutur Yeo Jang Kwon, kepala Biro Transportasi Pemerintah Metropolitan Seoul, seperti dilansir The Korea Times.

  3. 3. Cheonggye Stream direncanakan bakal jadi moda transportasi umum

    Sungai Cheonggye, Seoul, Korea Selatan
    Sungai Cheonggye, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/Rina Kemppainen)

    Pada awalnya, kendaraan yang berukuran ramping dan memiliki dinding kaca tersebut akan menyediakan layanan perjalanan secara gratis. Penumpang hanya perlu menempelkan kartu transit standar mereka saat masuk ke Cheonggye A01 untuk berjalan-jalan di sekitar Sungai Cheonggye.

    Namun, ke depannya Pemerintah Metropolitan Seoul berencana mengubah layanan antar-jemput tanpa sopir ini menjadi moda transportasi umum berbayar. Sekali perjalanan, penumpang akan dikenakan tarif sebesar 1.400 won atau sekitar Rp19 ribuan bersamaan dengan integrasi penuh layanan ini ke dalam sistem jaringan transportasi kota.

    Seiring teknologi tanpa sopir dari lintasan uji ke jalanan perkotaan, Seoul bertaruh bahwa kombinasi otomatisasi mutakhir dengan koridor kehidupan malam bersejarah akan menawarkan model yang menarik untuk transportasi kota pintar. Sementara itu, informasi kedatangan secara real-time dan lokasi halte Cheonggye A01 tersedia melalui platform navigasi domestik, Naver Map dan KakaoMap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More