Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Malaysia Airlines Tambah Rute dan Frekuensi Penerbangan, Ini Daftarnya

4 min read
Malaysia Airlines Tambah Rute dan Frekuensi Penerbangan, Ini Daftarnya
Potret Malaysia Airlines (pexels.com/Jeffry Surianto)
  • Malaysia Airlines mengaktifkan kembali rute langsung Kuala Lumpur–Busan mulai 2 Desember 2026 dan Kuala Lumpur–Fukuoka sejak 2 September 2026, dengan Fukuoka menjadi harian mulai Desember.

  • Penerbangan terjadwal menuju Jeddah dan Madinah kembali beroperasi mulai 18 Oktober 2026 setelah penangguhan sementara terkait situasi keamanan.

  • Frekuensi Kuala Lumpur–Brisbane naik menjadi tujuh kali mingguan, Surabaya menjadi 16 kali mingguan, sementara codeshare China Southern mencakup lima rute tambahan ke China.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Malaysia Airlines terus mengembangkan jaringan penerbangannya dengan menghadirkan rute baru, mengaktifkan kembali rute lama, dan menambah frekuensi penerbangan ke sejumlah destinasi. Perubahan ini bisa menjadi informasi menarik bagi kamu yang sedang merencanakan liburan ke luar negeri atau mencari alternatif penerbangan melalui Kuala Lumpur.

Ada beberapa destinasi di Asia yang patut masuk daftar perjalananmu, mulai dari Busan di Korea Selatan hingga Shenzhen dan Changsha di China. Pada 2026, Malaysia Airlines mengumumkan sejumlah perubahan jaringan penerbangan untuk memperluas konektivitas internasionalnya.

Perubahan tersebut mencakup peluncuran rute langsung ke dua kota di China, pengoperasian kembali rute Fukuoka di Jepang, dan penambahan frekuensi penerbangan ke Australia dan Indonesia. Simak daftar rute dan jadwal perubahan penerbangan Malaysia Airlines, berikut sebelum merencanakan perjalanan berikutnya.

  1. 1. Busan, Korea Selatan, kembali dilayani mulai Desember 2026

    Malaysia Airlines akan mengoperasikan kembali penerbangan langsung dari Kuala Lumpur menuju ke Busan, Korea Selatan, mulai 2 Desember 2026. Berdasarkan pengumuman Malaysia Aviation Group pada 4 September 2026, rute ini akan dilayani 4 kali seminggu menggunakan pesawat Boeing 737-8. Sebelumnya, Malaysia Airlines terakhir kali melayani rute tersebut pada periode 1996–1998.

    Pembukaan kembali rute Kuala Lumpur–Busan memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Korea Selatan selain Seoul. Busan dikenal dengan kawasan pesisir, pasar makanan, dan permukiman berwarna-warni di perbukitan yang menarik untuk dijelajahi. Jika berencana liburan ke Korea Selatan pada akhir tahun, kamu bisa mempertimbangkan rute ini sembari memeriksa jadwal dan harga tiket melalui situs resmi Malaysia Airlines.

  2. 2. Malaysia Airlines kembali melayani penerbangan ke Jeddah dan Madinah

    Potret Madinah
    Potret Madinah (pexels.com/Ravish Maqsood)

    Malaysia Airlines kembali mengoperasikan penerbangan terjadwal dari dan menuju ke Jeddah, serta Madinah mulai 18 Oktober 2026. Pengumuman yang dirilis pada 17 Oktober 2026 tersebut menyusul penangguhan sementara penerbangan ke kedua kota di Arab Saudi itu pada 12–17 Oktober 2026 sebagai langkah pencegahan terkait situasi keamanan di kawasan tersebut.

    Informasi ini penting bagi calon penumpang yang berencana melakukan perjalanan ke Arab Saudi, terutama untuk keperluan ibadah umrah atau perjalanan lainnya. Penumpang disarankan memeriksa kembali jadwal penerbangan melalui situs atau aplikasi resmi Malaysia Airlines sebelum berangkat, karena pengoperasian layanan dapat berubah mengikuti kondisi operasional dan keamanan.

  3. 3. Fukuoka, Jepang, kembali beroperasi dengan frekuensi lebih tinggi

    Malaysia Airlines kembali melayani penerbangan langsung dari Kuala Lumpur menuju ke Fukuoka, Jepang, pada 2 September 2026. Rute ini dibuka kembali setelah terakhir kali dioperasikan pada September 2006, dengan jadwal awal lima kali seminggu. Dalam pengumuman resminya, maskapai juga menyampaikan rencana peningkatan frekuensi menjadi penerbangan setiap hari mulai 1 Desember 2026.

    Fukuoka bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang di luar Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Kota ini dikenal dengan kuliner khas seperti ramen tonkotsu dan lokasinya yang strategis untuk menjelajahi wilayah Kyushu. Penambahan frekuensi penerbangan nantinya akan memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Fukuoka, meskipun ketersediaan kursi tetap perlu diperiksa berdasarkan tanggal perjalanan.

  4. 4. Frekuensi penerbangan ke Brisbane dan Surabaya bertambah

    Selain memperluas jaringan rute, Malaysia Airlines juga meningkatkan frekuensi penerbangan pada sejumlah jalur yang sudah beroperasi. Untuk rute Kuala Lumpur–Brisbane, frekuensi penerbangan ditingkatkan dari 6 menjadi 7 kali seminggu mulai 25 Oktober 2026, dengan penggunaan pesawat Airbus A330neo generasi baru pada rute tersebut. Perubahan ini memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang yang ingin bepergian ke Australia.

    Sementara itu, frekuensi penerbangan Kuala Lumpur–Surabaya dijadwalkan bertambah dari 14 menjadi 16 kali seminggu mulai 1 November 2026. Penambahan ini dapat memberikan alternatif waktu perjalanan bagi penumpang yang bepergian antara Malaysia dan Indonesia, baik untuk urusan bisnis maupun liburan. Jika berencana menggunakan salah satu rute tersebut, periksa jadwal terbaru melalui situs resmi Malaysia Airlines karena frekuensi penerbangan dan ketersediaan tiket dapat berubah.

  5. 5. Kerja sama codeshare dengan China Southern Airlines diperluas

    Potret Shenzhen
    Potret Shenzhen (pexels.com/Lywin)

    Malaysia Airlines dan China Southern Airlines mengumumkan perluasan kerja sama codeshare pada 29 September 2026, yang mulai berlaku pada 25 Oktober 2026. Kerja sama ini mencakup lima rute tambahan dalam jaringan penerbangan Malaysia–China, yaitu Kuala Lumpur–Shenzhen, Kuala Lumpur–Changsha, Kuala Lumpur–Xiamen, Kuala Lumpur–Chengdu, dan Kuala Lumpur–Zhengzhou.

    Melalui kerja sama codeshare, kedua maskapai dapat menawarkan penerbangan dengan kode maskapai masing-masing pada layanan tertentu yang dioperasikan salah satu mitra. Perluasan ini memberikan pilihan perjalanan yang lebih beragam bagi penumpang yang ingin mengunjungi sejumlah kota di China melalui jaringan kedua maskapai.

    Dengan berbagai perubahan tersebut, Malaysia Airlines menawarkan lebih banyak pilihan perjalanan untuk menjelajahi sejumlah destinasi di Asia dan Australia. Kamu bisa mulai mencari informasi tentang tempat wisata, musim terbaik untuk berkunjung, dan pilihan akomodasi sebelum menentukan tanggal keberangkatan.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More