Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tradisi Valentine dari Berbagai Negara, Ada yang Pergi ke Karnaval!

ilustrasi pasangan merayakan hari Valentine (istockphoto.com/izusek)
ilustrasi pasangan merayakan hari Valentine (istockphoto.com/izusek)
Intinya sih...
  • Hari Valentine yang diperingati setiap 14 Februari berawal dari kisah Santo Valentine di masa Romawi Kuno dan berkembang menjadi perayaan cinta serta kasih sayang di berbagai belahan dunia. Seiring waktu, setiap negara membentuk tradisi Valentine yang berbeda-beda, mencerminkan cara masing-masing budaya memaknai hubungan, romansa, dan kebersamaan.
  • Di Jepang, Valentine identik dengan peran aktif perempuan yang memberikan cokelat kepada pria, baik sebagai ungkapan cinta melalui honmei-choco maupun sebagai kewajiban sosial lewat giri-choco. Tradisi ini juga mencerminkan perubahan peran perempuan yang kini semakin terbuka dalam mengekspresikan perasaan mereka secara langsung.
  • Brasil merayakan Valentine dengan suasana meriah khas karnaval, di mana pasangan menikmati parade, taman kota, hingga makan malam romantis dengan iringan live music. Sementara itu, di Korea Selatan, pengaruh budaya KPop melahirkan tradisi Jeongguk-chocolate, yaitu cokelat bertema idola, serta Black Day pada 14 April yang dirayakan oleh para lajang dengan makan jjajangmyeon bersama.
  • Di Wales, Valentine dikenal sebagai Dydd Santes Dwynwen dengan tradisi hadiah simbolis seperti love spoon yang diukir makna cinta dan komitmen, sedangkan di Italia, Valentine dirayakan sebagai La Festa degli Innamorati dengan ritual romantis seperti memasang gembok cinta di jembatan. Meski bentuk perayaannya beragam, inti Valentine tetap sama, yaitu merayakan cinta, hubungan, dan kebersamaan dengan cara yang bermakna.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tradisi Valentine yang diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Februari telah menjadi perayaan cinta dan kasih sayang yang meriah di berbagai belahan dunia. Asal usulnya dapat ditelusuri kembali ke masa Romawi Kuno, di mana kisah cinta antara seorang santo Kristen, St. Valentine, dengan seorang putri penjaga penjara memberikan cikal bakal perayaan ini.

Namun seiring berjalannya waktu, setiap negara mengembangkan cara unik mereka untuk merayakan hari kasih sayang ini. Semua tradisi ini menciptakan keberagaman yang menarik dalam merayakan tradisi Valentine. Selain itu, juga menggambarkan bagaimana nilai cinta dan kasih sayang diartikan dan dirayakan dengan cara yang khas oleh masyarakat setempat.

Sebagai hari yang banyak dirayakan oleh masyarakat, yuk intip lima tradisi Valentine dari berbagai negara berikut ini. Keep scrolling!

Table of Content

1. Jepang

1. Jepang

ilustrasi perempuan memberikan coklat kepada pasangannya (istockphoto.com/kajakiki)
ilustrasi perempuan memberikan coklat kepada pasangannya (istockphoto.com/kajakiki)

Tradisi Valentine di Jepang memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan dengan negara-negara Barat. Di Jepang, yang memiliki peran utama dalam merayakan Valentine adalah para perempuan.

Pada tanggal 14 Februari, para perempuan di Jepang memberikan cokelat kepada pria yang mereka kasihi, teman, atau rekan kerja. Ada dua jenis cokelat yang diberikan, yaitu honmei-choco (cokelat untuk seseorang yang dicintai) dan giri-choco (cokelat wajib, misalnya untuk rekan kerja atau teman).

Tradisi Valentine di Jepang juga mencerminkan perubahan dalam budaya dan peran perempuan di masyarakat. Dulu, memberikan cokelat pada Valentine adalah cara bagi perempuan untuk menyatakan perasaan mereka kepada pria. Namun seiring waktu, perempuan Jepang juga mulai lebih terbuka dalam menyatakan perasaan cinta mereka secara langsung.

2. Brasil

ilustrasi karnaval di Brasil (istockphoto.com/PeopleImages)
ilustrasi karnaval di Brasil (istockphoto.com/PeopleImages)

Di Brasil, hari Valentine disambut dengan semangat meriah dan penuh warna, khas dari budaya carnaval mereka. Orang-orang Brasil terkenal karena semangat pesta mereka dan pada hari Valentine, atmosfer itu lebih romantis. Pasangan-pasangan muda seringkali mengikuti parade karnaval atau menghabiskan waktu bersama di taman-taman yang indah.

Restoran-restoran mewah di Brasil sering kali menjadi tempat yang populer untuk merayakan hari Valentine. Para pasangan dapat menikmati hidangan lezat sambil menikmati suasana romantis dan live music yang sering kali menjadi bagian dari perayaan ini.

3. Korea Selatan

ilustrasi coklat dengan bentuk unik (istockphoto.com/stocksnapper)
ilustrasi coklat dengan bentuk unik (istockphoto.com/stocksnapper)

Seiring dengan popularitas budaya KPop, terdapat tradisi khusus di Korea Selatan yang disebut Jeongguk-chocolate. Jeongguk adalah istilah dalam bahasa Korea yang berarti idol atau artis kesayangan.

Pada hari Valentine, penggemar KPop atau KDrama seringkali membuat cokelat khusus dengan desain yang unik dan imut yang terinspirasi oleh idola mereka. Cokelat ini kemudian diberikan kepada teman atau orang terdekat yang memiliki idol atau artis kesayangan yang sama.

Bagi mereka yang tidak menerima atau memberikan hadiah pada hari Valentine, ada hari khusus untuk mereka pada tanggal 14 April yang disebut Black Day. Pada hari ini, orang yang masih single berkumpul untuk makan malam bersama teman-teman mereka. Makanan yang sering dikonsumsi pada Black Day adalah jjajangmyeon, mie dengan saus hitam yang melambangkan kesepian.

4. Wales

ilustrasi sendok kayu berbentuk cinta dan senyuman (istockphoto.com/Diana Taliun)
ilustrasi sendok kayu berbentuk cinta dan senyuman (istockphoto.com/Diana Taliun)

Masyarakat Wales sering menyebut hari Valentine sebagai Dydd Santes Dwynwen"yang berarti hari Saint Dwynwen. Pada hari ini, pasangan romantis di Wales cenderung memberikan hadiah khusus, seperti cwtch (pelukan hangat) atau clogau (perhiasan berbahan emas Wales). Tradisi ini menciptakan momen keintiman yang mendalam antara pasangan.

Salah satu tradisi khas Wales yang unik adalah "Ceremony of the Love Spoon" atau upacara sendok cinta. Dalam tradisi ini, pria memberikan sendok kayu yang diukir dengan simbol-simbol cinta kepada pasangannya.

Setiap simbol memiliki arti khusus, seperti hati yang melambangkan cinta atau kunci yang melambangkan kunci hati. Sendok cinta dianggap sebagai tanda kasih sayang dan komitmen yang mendalam.

5. Italia

ilustrasi gembok cinta di Italia (istockphoto.com/Kanawa_Studio)
ilustrasi gembok cinta di Italia (istockphoto.com/Kanawa_Studio)

Hari Valentine di Italia dikenal sebagai La Festa degli Innamorati yang secara harfiah berarti pesta kekasih. Ini adalah hari yang diisi dengan kebahagiaan, cinta, dan perasaan romantis di seluruh negeri. Pasangan muda dan tua sama-sama merayakan keintiman mereka dengan berbagai cara yang khas.

Beberapa kota di Italia memiliki jembatan khusus yang dikenal sebagai Ponte dell'Amore atau jembatan cinta. Para pasangan sering pergi ke sana untuk mengunci gembok cinta mereka di pagar jembatan sebagai simbol kesetiaan dan cinta abadi.

Meskipun bentuknya berbeda, esensi dari Valentine tetap sama, yakni sebagai momen untuk merayakan hubungan dan kebersamaan. Tertarik untuk merayakan hari kasih sayang dengan salah satu cara di atas?

FAQ Seputar Tradisi Valentine dari Berbagai Negara

Apa asal-usul Hari Valentine dan kenapa diperingati setiap 14 Februari?

Hari Valentine ditelusuri dari era Romawi Kuno dan sering dikaitkan dengan kisah Santo Valentine, yang kemudian berkembang menjadi perayaan cinta dan kasih sayang. Tanggal 14 Februari dikenal luas sebagai momen untuk merayakan hubungan dan kebersamaan.

Kenapa tradisi Valentine di Jepang berbeda dari negara Barat?

Di Jepang, perempuan biasanya memberi cokelat kepada laki-laki sebagai bentuk kasih sayang atau kewajiban sosial. Ada honmei-choco untuk orang yang dicintai dan giri-choco untuk teman atau rekan kerja, sehingga Valentine di Jepang lebih menonjolkan simbol cokelat dan relasi sosial.

Apa itu Black Day di Korea Selatan dan kapan dirayakan?

Black Day dirayakan pada 14 April, khusus untuk mereka yang masih single atau tidak merayakan Valentine. Pada hari ini, para lajang biasanya berkumpul dan makan jjajangmyeon (mi saus hitam) sebagai simbol “hari para jomblo”.

Tradisi Valentine unik apa saja di Eropa seperti Wales dan Italia?

Di Wales ada tradisi “love spoon”, yaitu sendok kayu yang diukir simbol cinta sebagai tanda komitmen. Di Italia, pasangan sering merayakan Valentine dengan cara romantis seperti memasang gembok cinta di jembatan sebagai simbol kesetiaan dan cinta abadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
Eddy Rusmanto
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Perbedaan Kursi Reserved dan Non-Reserved di Shinkansen

13 Feb 2026, 19:50 WIBTravel