Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Bikin Makdous yang Gurih, Harumnya Nendang dan Tahan Lama

ilustrasi makdous
ilustrasi makdous (pexels.com/Milton Das)
Intinya sih...
  • Pilih terong kecil dan segar untuk hasil maksimal
  • Rebus terong dengan waktu yang pas agar tidak hancur saat diisi
  • Gunakan isian berkualitas dan seimbang untuk rasa autentik ala Timur Tengah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah dengar makdous, olahan terong khas Timur Tengah yang diisi kacang dan bawang lalu diawetkan dalam minyak zaitun? Sekilas terlihat rumit, tapi sebenarnya makdous bisa dibuat di rumah asal tahu triknya. Kalau kamu suka eksplorasi kuliner unik, resep ini wajib masuk daftar percobaan.

Mungkin kamu penasaran kenapa makdous buatan restoran bisa terasa lebih gurih dan awet. Rahasianya bukan cuma di bahan, tapi juga di teknik pengolahannya. Yuk, bahas tips bikin makdous supaya rasanya autentik dan hasilnya memuaskan sejak gigitan pertama.

1. Pilih terong kecil dan segar sejak awal

ilustrasi terong
ilustrasi terong (pixabay.com/jackmac34)

Kunci utama makdous enak dimulai dari pemilihan terong yang tepat. Gunakan terong kecil dengan ukuran seragam agar matang merata dan mudah diisi. Terong yang masih segar juga tidak pahit dan teksturnya lebih padat.

Hindari terong yang terlalu besar karena bijinya banyak dan mudah lembek. Kulit terong sebaiknya mulus dan tidak keriput. Dengan bahan dasar yang tepat, proses membuat makdous akan jauh lebih mudah.

2. Rebus terong dengan waktu yang pas

ilustrasi merebus
ilustrasi merebus (pixabay.com/scratsmacker)

Merebus terong adalah tahap penting yang tidak boleh sembarangan. Rebus terong hingga empuk tapi jangan sampai terlalu lembek agar tidak hancur saat diisi. Tekstur idealnya tetap kokoh namun mudah dibelah.

Gunakan air mendidih dan tambahkan sedikit garam untuk membantu mengeluarkan rasa pahit. Setelah direbus, segera tiriskan agar terong tidak menyerap air berlebih. Langkah ini membantu makdous tidak cepat rusak saat disimpan.

3. Gunakan isian berkualitas dan seimbang

Ilustrasi kacang kenari
Ilustrasi kacang kenari (pixabay.com/marijana1)

Isian makdous biasanya terdiri dari kenari, bawang putih, dan cabai bubuk. Pastikan semua bahan dicincang halus agar mudah masuk ke dalam terong. Perbandingan isian yang seimbang akan menghasilkan rasa gurih dan pedas yang pas.

Gunakan bawang putih segar agar aromanya kuat dan khas. Kenari yang masih renyah juga memberikan tekstur dan rasa yang lebih kaya. Isian yang tepat membuat makdous terasa autentik ala Timur Tengah.

4. Rendam dengan minyak zaitun hingga terendam sempurna

ilustrasi minyak zaitun
ilustrasi minyak zaitun (pexels.com/Couleur)

Minyak zaitun berperan sebagai pengawet alami dalam pembuatan makdous. Pastikan seluruh bagian makdous terendam minyak agar tidak terpapar udara. Ini membantu menjaga rasa dan mencegah tumbuhnya bakteri.

Gunakan minyak zaitun extra virgin untuk aroma yang lebih harum. Simpan makdous dalam wadah kaca tertutup rapat agar kualitasnya tetap terjaga. Semakin lama disimpan, rasa makdous justru akan semakin kaya.

Makdous bukan sekadar makanan, tapi memberikan pengalaman rasa yang unik dan penuh cerita. Cocok disajikan sebagai lauk atau pelengkap makan besar bersama keluarga. Siap bikin dapur kamu beraroma Timur Tengah hari ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Membuat Panna Cotta agar Halus dan Tidak Ambyar

02 Jan 2026, 19:42 WIBFood