Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Perbedaan Visa China X1 dan X2?

Ilustrasi visa
Ilustrasi visa (pixabay.com/jaydeep_)
Intinya sih...
  • Masa berlaku visa yang berbeda- Visa X1 untuk studi lebih dari 180 hari- Visa X2 untuk studi kurang dari 180 hari
  • Status izin tinggal setelah tiba di China- Visa X1 harus diubah menjadi residence permit dalam 30 hari- Visa X2 tidak perlu diubah
  • Kemungkinan untuk memperpanjang masa tinggal- Visa X1 bisa diperpanjang sesuai kebutuhan studi- Visa X2 umumnya tidak bisa diperpanjang
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau berencana kuliah di China, pasti kamu bakal sering dengar dua jenis visa pelajar yang populer, yakni visa X1 dan X2. Meski kedengarannya mirip, dua visa ini punya fungsi dan masa berlaku yang cukup berbeda.

Banyak calon mahasiswa yang masih bingung, sebenarnya apa perbedaan visa China X1 dan X2. Biar kamu gak salah pilih visa, berikut penjelasan lengkapnya dalam format yang ringan dan mudah dipahami!

1. Masa berlaku visa yang berbeda jauh

ilustrasi visa
ilustrasi visa (pixabay.com/aumglobal2)

Perbedaan paling utama antara visa X1 dan X2 terletak pada lama waktu tinggal di China.

  • Visa X1 diberikan untuk pelajar yang akan menempuh pendidikan lebih dari 180 hari (6 bulan), misalnya, program S1, S2, atau pertukaran pelajar jangka panjang.
  • Visa X2, sebaliknya, hanya berlaku untuk pelajar yang menempuh studi kurang dari 180 hari, seperti kursus bahasa Mandarin singkat atau pelatihan singkat.

Jadi, kalau kamu berencana kuliah penuh di universitas China, kamu butuh visa X1. Namun, kalau cuma ikut program belajar singkat, visa X2 sudah cukup.

2. Status izin tinggal setelah tiba di China

ilustrasi visa
ilustrasi visa (pexels.com/Ekaterina Belinskaya)

Nah, ini yang sering bikin bingung banyak orang. Pemegang visa X1 wajib mengubah visanya menjadi residence permit (izin tinggal pelajar) dalam waktu 30 hari setelah tiba di China. Residence permit ini yang nantinya menentukan seberapa lama kamu bisa tinggal di sana.

Sementara itu, visa X2 gak perlu diubah menjadi izin tinggal. Kamu bisa langsung menggunakan visa itu selama masa berlaku yang sudah ditentukan di paspor kamu. Dengan kata lain, X1 bersifat jangka panjang dan fleksibel, sedangkan X2 bersifat sementara dan tetap.

3. Kemungkinan untuk memperpanjang masa tinggal

ilustrasi visa
ilustrasi visa (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Buat kamu yang suka tinggal lebih lama atau memperpanjang masa studi, ini penting banget. Visa X1 memungkinkanmu memperpanjang residence permit sesuai kebutuhan studi. Jadi, kalau kuliahmu bertambah satu semester, kamu masih bisa perpanjang izin tinggalnya.

Sementara itu, visa X2 umumnya gak bisa diperpanjang. Kalau masa berlaku visamu habis, kamu harus keluar dari China dan mengajukan visa baru. Makanya, untuk rencana jangka panjang, X1 jauh lebih praktis dan fleksibel.

4. Dokumen dan proses pengajuan yang berbeda

ilustrasi visa
ilustrasi visa (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Kedua jenis visa ini juga punya perbedaan pada dokumen pendukung yang dibutuhkan. Untuk visa X1, kamu perlu menyiapkan surat penerimaan (JW201 atau JW202) dari universitas di China dan surat izin belajar dari pemerintah China. Berbeda dengan visa X2, biasanya hanya butuh surat undangan atau surat penerimaan dari lembaga pendidikan tanpa perlu JW form.

Selain itu, proses pengajuan X1 cenderung lebih panjang. Sebab, melibatkan pemeriksaan dokumen resmi dari institusi pendidikan tinggi dan otoritas imigrasi China.

5. Tujuan penggunaan dan fleksibilitas aktivitas

ilustrasi visa
ilustrasi visa (pexels.com/Porapak Apichodilok)

Terakhir, bedanya juga bisa dilihat dari aktivitas yang diizinkan selama kamu di China. Pemegang visa X1 lebih fleksibel, karena bisa tinggal jangka panjang, mengikuti kegiatan akademik penuh, dan bahkan mengurus asuransi serta izin kerja paruh waktu (dengan izin kampus).

Sementara itu, visa X2 sifatnya ketat. Kamu hanya boleh mengikuti kegiatan belajar sesuai durasi yang tertera di visa, dan tidak diperbolehkan bekerja selama di China.

Kalau tujuanmu adalah belajar serius sambil menjelajahi kehidupan di China lebih lama, jelas visa X1 adalah pilihan terbaik. Tapi kalau cuma kursus singkat atau summer program, X2 sudah cukup efisien.

Secara sederhana, perbedaan visa X1 dan X2 untuk China bisa diringkas begini:

  • X1 = belajar lebih dari 180 hari (jangka panjang)
  • X2 = belajar kurang dari 180 hari (jangka pendek)

Jadi, sebelum mengajukan visa, pastikan kamu tahu berapa lama program studimu berlangsung. Jangan sampai salah pilih jenis visa, karena proses administrasinya bisa cukup panjang kalau mau ganti di tengah jalan. Dengan tahu perbedaan visa X1 dan X2, kamu bisa mempersiapkan rencana studi ke China dengan lebih tenang dan terarah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

Apa Itu Daycation? Ini Arti dan Manfaatnya!

29 Nov 2025, 08:28 WIBTravel