"I understand that water splashing is fun, but there should be some boundaries. Sometimes, certain tourists go a bit too far. But should respect to other, too (Saya mengerti bahwa bermain air itu menyenangkan, tetapi harus ada batasan. Terkadang, beberapa turis bertindak agak berlebihan. Kita juga harus menghormati orang lain)," tulis pemilik akun TikTok @MIssVinaVani.
Menyedihkan, Ini Kejadian Horor selama Songkran di Thailand 2026!

Festival Songkran di Thailand identik dengan pesta air yang seru dan selalu berhasil menarik jutaan turis dari berbagai belahan dunia. Namun, di balik kemeriahan Songkran, festival ini juga menyimpan sisi kelam yang kerap dijuluki sebagai "Tujuh Hari Berbahaya". Tingginya euforia masyarakat seringkali berujung pada pengabaian keselamatan, hingga mengubah suasana sukacita menjadi duka akibat beberapa kecelakaan yang terjadi.
Setiap tahunnya, dilaporkan sejumlah insiden terjadi selama Festival Songkran berlangsung, termasuk tahun 2026 ini. Padahal, pemerintah setempat telah memperketat pengamanan dan memberi beragam imbauan kepada masyarakat dan turis. Faktor kelelahan, kesadaran yang menurun akibat alkohol, hingga kondisi jalanan yang licin akibat tumpahan air menjadi pemicu utamanya.
Melansir berbagai sumber berita dan media sosial, IDN Times mengumpulkan beberapa kejadian atau insiden memprihatinkan selama perayaan Festival Songkran 2026. Simak informasinya di bawah ini, yuk!
1. Jumlah orang meninggal mencapai 216 jiwa

Melansir The Nation Thailand, Wakil Menteri Dalam Negeri Thailand, Jetsada Thaiseth, mengumumkan angka kecelakaan yang terjadi selama enam hari pertama periode perjalanan Songkran (10–15 April 2026). Dalam laporan yang didapat dari Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand, terjadi sekitar 1.108 kecelakaan lalu lintas, 1.073 orang cedera, dan 216 orang meninggal dunia.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh berkendara melebihi batas kecepatan yang diizinkan di jalan raya atau kebut-kebutan (43,59 persen) dan berkendara di bawah pengaruh alkohol atau mabuk (25,65 persen). Faktor lainnya adalah pengendara yang memotong jalan atau tabrakan jarak dekat (15 persen).
Sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat, yakni menyumbang angka 67,84 persen (harian) dan 69,43 persen (kumulatif) dari total kecelakaan yang terjadi selama enam hari pertama Festival Songkran di Thailand. Waktu kecelakaan paling banyak terjadi pada sore hingga malam hari, yakni pukul 18.01–21.00 waktu Thailand.
2. Pengendara "dipaksa" ikut perang air

Dalam sebuah video yang diunggah pengguna TikTok @littlepatong pada Senin (13/4/2026), menunjukkan hal yang sama. Sejumlah turis di Phuket yang membawa pistol air tampak membuka pintu mobil van secara paksa dan menembaki bagian dalamnya. Hal ini membuat pengendara mobil keluar untuk meluapkan emosinya.
Dua kejadian ini tentu sangat mengganggu. Warganet pun turut berkomentar dan meluapkan kekecewaannya atas sikap orang-orang yang memaksa tersebut.
Warganet lain juga meminta semua orang yang ikut Festival Songkran untuk tidak mengganggu atau bahkan merusak properti orang lain.
"Songkran is meant to be fun, but it’s not about spraying water into people’s faces or damaging their things. Please respect the culture and the people around you. Imagine if it were you,who would be responsible if someone’s belongings were damaged? Let’s be more considerate, especially of those who are working (Songkran bertujuan untuk bersenang-senang, tetapi bukan tentang menyemprotkan air ke wajah orang atau merusak barang-barang mereka. Hormatilah budaya dan orang-orang di sekitarmu. Bayangkan jika itu terjadi padamu, siapa yang akan bertanggung jawab jika barang milik orang lain rusak? Mari kita lebih memperhatikan orang lain, terutama mereka yang sedang bekerja)," tulis akun TikTok @Betty.boobs5.
3. Peserta Songkran jatuh dari mobil pick up

Satu lagi video yang menayangkan kejadian di luar dugaan diunggah akun Threads @usernames019382 pada Kamis (16/4/2026). Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil dengan bak terbuka terlihat melintas di sebuah jalan yang cenderung sepi. Di bagian bak belakang terdapat empat orang penumpang dan dua di antaranya saling menyiram air dengan orang-orang yang berdiri di tepi jalan. Sementara itu, dua orang lainnya terlihat duduk di bak belakang mobil.
Tak lama kemudian, laki-laki berbaju biru yang duduk di bak mobil berdiri dan langsung terjatuh ke aspal dengan posisi punggung dan kepalanya mendarat terlebih dahulu. Laki-laki tersebut seketika jatuh tertelungkup dan tak sadarkan diri. Tak diketahui bagaimana kondisi terkininya. Warganet pun berspekulasi ia mengalami patah pada bagian leher dan tulang belakang.
Itu dia informasi tentang beberapa kejadian yang terjadi saat Festival Songkran 2026. Bagi kamu yang sedang liburan di Thailand atau berencana ke sana dalam waktu dekat, khususnya untuk mengikuti perayaan Songkran, selalu ekstra hati-hati, ya! Tetap patuhi aturan yang berlaku dan hindari kerumunan yang sekiranya membahayakan atau berpotensi rusuh. Stay safe, everyone!


















