Potret trek dari Pos 3 ke Pos 4 Desa Waerebo (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)
Untuk menuju ke Waerebo, ada tujuh pos yang harus dilalui semua pengunjung. Setiap pos memiliki nama tersendiri, yakni Pos 1 Wae Lomba, Pos 2 Onto Lui, Pos 3 Wake Haju, Pos 4 Poso Roko, Pos 5 Reho Poso Roko, Pos 6 Nampe Bakok, dan Pos 7 Rumah Kasih Ibu.
Durasi trekking-nya 2-4 jam, tergantung kondisi fisik. Kami memulai perjalanan dari Pos 1 Wae Lomba pada pukul 13.30 WITA dengan style trekking yang "santai."
Kondisi trek dari Pos 1 Wae Lomba menuju ke Pos 3 Wake Haju sudah dipaving batu dengan elevasi yang menanjak. Sesekali boleh berhenti untuk minum dan mengatur napas. Setelah setengah jalan melintasi Pos 3, jalanan paving mulai "hilang" dan berganti dengan tanah.
Memasuki Pos 4 Poso Roko, jalanan mulai berbatu dan banyak akar pohon. Di sinilah kemampuanmu diuji untuk memilih pijakan. Kondisinya pun masih menanjak hingga ke Pos 5 Reho Poso Roko.
Dari Pos 5, jalanan sudah mulai landai hingga ke Pos 7 Rumah Kasih Ibu. Di sini terdapat sebuah pondok dengan kentongan yang harus dipukul sebelum memasuki desa. Ponsel dan kamera juga harus disimpan, karena wisatawan tidak diizinkan memotret dan mengambil video sebelum mengikuti upacara adat.
Dari Pos 7, perjalanan berlanjut ke pintu masuk desa selama 10-15 menit dengan kondisi jalanan menurun dan berbatu. Penulis dan rombongan masuk ke desa pada pukul 17.15 WITA. Jadi, total waktu perjalanan dari Pos 1 ke Desa Waerebo selama 3 jam 45 menit.
Berdasarkan pengalaman menulis, total waktu yang dibutuhkan dari Labuan Bajo sampai ke Desa Waerebo sekitar delapan jam (tanpa menghitung durasi istirahat di basecamp). Waktu ini bisa berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi di lapangan, fisik, dan trekking style. Gimana, sudah siap buat menjelajahi keindahan Waerebo?