ilustrasi kursi pesawat (pexels.com/Kelly)
Kalau ingin beristirahat tanpa harus berbaring di lantai, pilih posisi duduk yang paling nyaman dan gunakan bantal leher untuk menyangga kepala. Kursi dekat jendela bisa membantu karena kamu dapat menyandarkan kepala ke sisi kabin dengan bantalan tambahan, tanpa mengganggu penumpang lain yang hendak keluar. Penutup mata dan penyumbat telinga juga bisa membantu mengurangi gangguan cahaya serta suara di kabin. Pastikan sabuk pengaman tetap terpasang di atas selimut agar awak kabin dapat melihatnya dengan jelas.
Untuk perjalanan yang sangat panjang, kamu juga bisa mempertimbangkan fasilitas kursi yang memungkinkan ruang istirahat lebih luas. Beberapa maskapai menawarkan produk khusus seperti Skycouch dari Air New Zealand, yang mengubah area beberapa kursi ekonomi menjadi permukaan untuk berbaring sesuai ketentuan produk tersebut. Ketersediaan, biaya, dan aturan penggunaannya bergantung pada maskapai serta rute penerbangan. Jika ingin meregangkan kaki, lakukan saat kondisi memungkinkan dan ikuti instruksi awak kabin, bukan dengan menjadikan lorong sebagai tempat tidur.
Rasa kantuk mungkin sulit ditahan setelah berjam-jam duduk di pesawat, tetapi bukan berarti lantai kabin bisa dijadikan tempat tidur. Jika ingin meluruskan kaki atau mengubah posisi duduk, tanyakan kepada awak kabin apa yang boleh dilakukan selama penerbangan. Jangan sampai niat mencari posisi tidur yang nyaman justru membuat perjalananmu terganggu.