Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jalur Hiking di Kamakura Jepang untuk Pemula
Jalur Genjiyama Park, Kamakura (commons.wikimedia.org/Syced)

Kamakura merupakan kota pantai di Prefektur Kanagawa, Jepang, yang dapat ditempuh naik kereta dengan durasi sekitar 1 jam dari pusat Kota Tokyo. Kota yang pernah menjadi pusat politik Jepang pada abad ke-12 ini, cukup populer di kalangan wisatawan. Kamakura juga kerap disebut sebagai Kyoto dari timur Jepang, karena punya banyak kuil dan tempat bersejarah.

Meski terkenal dengan wisata sejarah dan pantainya, Kamakura menawarkan jalur pendakian untuk berbagai tingkatan, lho. Kamu ingin liburan dengan cara berbeda? Jika iya, maka bisa memilih salah satu jalur hiking di Kamakura, Jepang, yang ramah untuk pemula berikut.

1. Jalur Pendakian Ten-en

Jalur Pendakian Ten-en panjangnya sekitar 7 kilometer yang terletak di perbukitan berhutan bagian utara Kamakura. Jalur tersebut menghubungkan Kuil Buddha Kencho-ji dan Zuisen-ji melalui jalan setapak. Suasananya tenang dan jauh dari keramaian wisatawan.

Kencho-ji, kuil tertua di Kamakura menjadi titik awal jalur pendakian ini. Terdapat jalan setapak di sebelah kiri aula utama. Jalan setapak tersebut menuju lembah dan gerbang torii beton besar Kuil Hansobo. 

Setelah itu, kamu akan menaiki tangga yang curam, diapit Patung Tengu, dewa-dewa dalam kepercayaan Shinto. Sebuah area istirahat yang tidak terlalu luas, menjadi penanda batas wilayah Kencho-ji dan awal jalur pendakian. Sebuah spot di lereng bukit menawarkan pemandangan Gunung Fuji dari kejauhan saat cuaca cerah.

Kamu akan melintasi kawasan hutan saat mendaki menuju puncak bukit. Begitu tiba di puncak, panorama yang ditawarkan begitu menawan. Bangunan kuil di latar depan, kemudian hutan hijau, pusat Kota Kamakura, dan laut yang menyatu dengan cakrawala. Perpaduan tersebut menciptakan lanskap yang menakjubkan.

2. Jalur Pendakian Daibutsu

Jalur Pendakian Daibutsu, Kamakura (commons.wikimedia.org/Syced)

Ingin jalur pendakian yang dekat pusat transportasi umum? Kamu dapat memilih Jalur Pendakian Daibutsu yang panjangnya sekitar 4 kilometer. Jalur pendakian ini terletak di perbukitan barat Kamakura, dari Stasiun Kita-Kamakura ke Patung Great Buddha.

Jalur Pendakian Daibutsu berkelok-kelok, terdapat banyak tangga dan sebagian besar berupa jalan setapak. Alih-alih menjumpai pemandangan alam seperti sebelumnya, kamu akan lebih sering menjumpai kuil kecil dan pemukiman yang tidak banyak dikunjungi wisatawan. Sesuai untuk kamu yang ingin mencari ketenangan dengan pendakian sehari.

Kamu bisa turun di Stasiun Kita-Kamakura, lalu berjalan kaki menuju Kuil Jochi-ji yang dibangun pada abad ke-13. Jalur pendakian dimulai dari jalan di samping kuil yang akan membawamu melewati perbukitan dan hutan. Selanjutnya, kamu akan menjumpai Kuil Kuzuharaoka, Taman Genjiyama, Kuil Zeniarai Benten, dan berakhir di Daibutsu. Terdapat jalan bercabang, kamu dapat menuju ke Kiridoshi Daibutsu Pass atau Kotoku-in.

3. Jalur Pendakian Gionyama

Alternatif lainnya adalah Jalur Pendakian Gionyama yang lebih populer. Meski beberapa spot agak curam dan tidak dilengkapi pagar pengaman, tetapi jalurnya tergolong mudah dan sesuai untuk pendaki dari segala usia.

Jalur Pendakian Gionyama menghubungkan Kuil Yagumo dengan Harakiri Yagura. Namanya sedikit horor, ya. Harakiri Yagura merupakan sebuah makam gua, konon menjadi tempat Bupati Hojo mengakhiri hidupnya.

Di balik itu, terdapat pemandangan kota yang dapat disaksikan di sepanjang jalan. Jalur ini sempat ditutup cukup lama, karena rusak berat akibat topan pada 2019. Lokasinya di sisi timur, membuat pendaki harus memilih waktu yang tepat, disarankan mendaki saat cuaca cerah dan kering.

4. Kamakura Hiromachi Ryokuchi Loop

View dari Kamakura Hiromachi Ryokuchi Loop (photo-ac.com/kazzzy)

Kamakura Hiromachi Ryokuchi merupakan hamparan hutan di daerah Koshigoe, barat daya Kamakura. Luasnya sekitar 48 hektare, terdiri dari bukit dan lembah. Sedangkan, jalurnya merupakan rute melingkar sepanjang 2,7 kilometer.

Pemandangan menarik dapat dijumpai di puncak bukit. Kamu dapat menyaksikan Teluk Sagami dan Gunung Fuji secara bersamaan. Selain itu, tempat ini juga punya ekosistem yang terjaga dengan baik. Banyak spesies katak dan capung hidup di sini.

5. Genjiyama Park

Satu lagi jalur pendakian di Kamakura untuk pemula, namanya Genjiyama Park. Tempat ini populer sebagai tempat hiking, terkenal punya jalur yang menyatu dengan alam dan sejarah lokal. Lokasinya pun mudah diakses dari Stasiun JR Kamakura dan Stasiun Kita-Kamakura. 

Jalur ini menghubungkan Tsurugaoka Hachimangu, Genjiyama Park, dan Stasiun Kita-Kamakura. Panjang jalurnya sekitar 6 kilometer dengan perbedaan ketinggian sekitar 160 meter. Keuntungan lainnya, jalur pendakiannya cukup jelas dan sering digunakan untuk walking, hiking ringan, bahkan running.

Kalau kamu tertarik untuk memperpanjang rutenya, maka bisa memulai dari Kuil Kuzuharaoka–Genjiyama Park–Zeniarai Benten. Jalur tersebut juga sering digunakan oleh wisatawan pejalan kaki di Kamakura. Kamu akan mendapatkan pemandangan hutan, jalan menurun yang ringan, dan spot wisata berdekatan.

Kelima jalur hiking di Kamakura tersebut menawarkan pemandangan yang berbeda-beda. Satu hal yang sama, yakni selalu ada satu atau dua spot wisata sejarah. Sudah siap menjelajah sisi lain Kamakura?

Editorial Team