Tren mendaki gunung secara tektok, atau mencapai puncak dan turun tanpa menginap di gunung, sudah menjadi rutinitas yang sering dilakukan oleh pendaki berpengalaman dan memiliki fisik yang tangguh. Bagi mereka, mendaki secara tektok bisa menjadi sangat efisien karena mereka tidak perlu cuti lama dan masih bisa merasakan nikmatnya udara di puncak gunung.
Salah satu barang identik yang biasa dibawa oleh para pendaki saat pendakian tektok adalah daypack atau tas berukuran kecil yang biasanya hanya berkapasitas 15-30 liter. Di satu sisi, masih banyak orang yang mempertanyakan kenapa para pendaki tektok sering memakainya. Bukan untuk terlihat keren atau minimalis, ternyata para pendaki tektok memiliki beberapa alasan di baliknya, lho.
