- Bukan warga negara Thailand atau tidak tinggal secara sah di Thailand dalam jangka waktu yang lama.
- Bukan anggota awak maskapai yang sedang bertugas.
- Membawa barang-barang keluar dari Thailand dalam waktu 60 hari sejak tanggal pembelian.
- Minimal pembelian 2.000 THB, termasuk PPN yang merupakan satu barang atau set produk yang dibeli pada hari dan toko yang sama dengan tanda VAT Refund for Tourists.
Panduan Lengkap Tax Refund Thailand untuk Turis: Prosedur dan Ketentuannya

Thailand memiliki cara tersendiri untuk menarik lebih banyak wisatawan asing, lho. Revenue Department of Thailand menerapkan kebijakan tax refund yang memungkinan wisatawan asing mendapatkan kembali Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang yang dibeli di Thailand.
Pastinya, kebijakan pemerintah Thailand ini pun menjadi kabar bahagia bagi wisatawan asing yang hobi berbelanja, nih. Tak hanya akan lebih hemat, daya tarik terhadap produk lokal meningkat. Bagaimana cara mengklaim tax refund di Thailand? Berikut ini panduan lengkapnya.
1. Siapa saja yang mendapatkan tax refund Thailand?

Wisatawan asing yang liburan ke Thailand memiliki kesempatan untuk mendapatkan kembali Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pembelian barang mereka, lho. Tetapi, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan tax refund tersebut. Berikut detailnya:
2. Cara mengklaim tax refund Thailand

Setelah memenuhi persyaratan di atas, bagaimana cara mengklaim tax refund di Thailand? Nah, berikut langkah-langkah yang perlu diikuti.
- Tunjukkan paspor saat berbelanja. Isi formulir PPN (PP10) dengan bantuan petugas toko.
- Klaim tax refund di bandara internasional utama sebelum meninggalkan Thailand.
- Kunjungi konter VAT Refund for Tourists di area keberangkatan sebelum check-in.
- Tunjukkan formulir PP10 yang telah diisi, paspor, dan barang-barang yang dibeli. Petugas akan memeriksanya.
- Setelah melewati pemeriksaan imigrasi, datang ke konter tax refund untuk menerima pengembalian dana, dalam bentuk tunai, transfer ke kartu kredit, ataupun bank, tergantung pada kebijakan bandara dan jumlah.
Namun, sebaiknya datang ke bandara lebih awal untuk proses tax refund, karena antrian di konter bisa sangat panjang, terutama pada jam sibuk. Tak hanya itu, jika pengembalian pajak dalam jumlah besar, mungkin akan diperlukan waktu lebih lama.
3. Daftar bandara yang menyediakan layanan tax refund

Selain Bandara Internasional Suvarnabhumi, tax refund dapat diproses di sejumlah bandara internasional utama di Thailand, lho. Berikut ini daftar bandara dan jam opersionalnya:
- Bandara Suvarnabhumi (Bangkok): 6:00 - 23:00 waktu setempat.
- Bandara Don Mueang (Bangkok): 6:00 - 22:00 waktu setempat.
- Bandara Internasional Phuket: 7:00 - 23:00 waktu setempat.
- Bandara Internasional Chiang Mai: 8:00 - 20:00 waktu setempat.
- Bandara Internasional Hat Yai: 8:00 - 20:00 waktu setempat.
4. Berapa jumlah tax refund yang diterima?

Tax refund yang akan terima secara teknis adalah 7 persen dari harga barang. Namun, jumlah bersihnya biasanya berkisar antara 4 persen hingga 6,1 persen setelah dikurangi biaya administrasi dan metode pembayaran. Sistem tax refund di Thailand menggunakan tabel bertingkat (tiered refund table). Berikut rinciannya.
- 2.000 – 2.499 Baht: tax refund sebesar 80 Baht.
- 5.000 – 5.999 Baht: tax refund sebesar 250 Baht.
- 10.000 – 10.999 Baht: tax refund sebesar 500 Baht.
- 200.000 Baht: tax refund sekitar 6,1 persen dari total nilai.
Selain itu, pengecekan tax refund di Thailand bisa melalui aplikasi AOT Airports untuk melacak status dokumen e-PP10 secara digital. Namun, pembelian barang mewah seperti perhiasan atau gadget di atas 10.000 Baht akan memiliki prosedur pemeriksaan fisik yang lebih ketat di bea cukai.

















