Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menutup seluruh kawasan wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB. Penutupan tersebut dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan ini sejak Senin (3/8/2026) dan semakin meluas ke area kaldera Bromo.
Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, kunjungan wisata Bromo dari semua pintu masuk, yakni pintu masuk Cemorolawang (Kabupaten Probolinggo), Wonokitri (Kabupaten Pasuruan), Jemplang dan Coban Trisula (Kabupaten Malang), serta Senduro (Kabupaten Lumajang) ditutup untuk kunjungan wisata," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, dalam surat pengumuman resmi dengan nomor PG.18/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/08/2026 yang diunggah melalui akun Instagram @bbtnbromotenggersemeru, Sabtu (8/8/2026).
Dalam surat pengumuman tersebut, pihak BB-TNBTS juga menyampaikan informasi tentang langkah yang harus diambil wisatawan, terutama yang sudah memesan tiket, selama kawasan wisata Bromo masih ditutup.
"Bagi pengunjung yang sudah melakukan pembelian tiket masuk melalui aplikasi booking online untuk kunjungan selama masa penutupan, akan diberi kesempatan untuk penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian uang (refund)," ujar Rudijanta.
Jika kamu sudah terlanjur pesan tiket ke Bromo dalam waktu dekat, yuk, simak cara refund atau reschedule tiketberikut ini!
