Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Singapura Batasi Dua Powerbank per Orang saat Penerbangan

Singapura Batasi Dua Powerbank per Orang saat Penerbangan
Potret powerbank (pexels.com/Evan Mahmud Shuvo)
Intinya Sih
  • Mulai 15 April 2026, Singapura membatasi setiap penumpang pesawat hanya boleh membawa maksimal dua powerbank sesuai aturan baru dari CAAS.
  • Kebijakan ini mengikuti pedoman keselamatan ICAO terkait risiko kebakaran akibat baterai lithium, termasuk larangan mengisi daya powerbank selama penerbangan.
  • Aturan berlaku untuk semua maskapai yang beroperasi dari Singapura tanpa pengecualian, dengan sanksi tegas bagi pelanggar dan pemasangan peringatan di Bandara Changi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Singapura resmi menerapkan aturan baru bagi para penumpang pesawat. Setiap penumpang yang terbang dari Singapura hanya diperbolehkan membawa maksimal dua powerbank. Aturan ini berlaku mulai pekan depan, 15 April 2026.

Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) mengumumkan kebijakan tersebut secara resmi. Penumpang yang membawa lebih dari dua powerbank wajib membuang kelebihannya sebelum proses boarding. Jika tidak, petugas bandara akan langsung menyita barang tersebut tanpa pengecualian.

Risiko kebakaran di dalam pesawat

Aturan ini mengacu pada pedoman keselamatan terbaru International Civil Aviation Organization (ICAO) terkait pembatasan baterai lithium. Powerbank termasuk perangkat dengan baterai lithium yang berpotensi menimbulkan risiko jika tidak digunakan dengan bijak dan tepat.

Selama penerbangan, penumpang juga dilarang mengisi daya powerbank maupun menggunakannya untuk mengisi perangkat lain. Larangan ini ditujukan demi mencegah korsleting atau panas berlebih yang bisa memicu kebakaran di dalam kabin.

Berlaku untuk semua jenis powerbank

Potret powerbank
Potret powerbank (pixabay.com/viarami)

Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis powerbank, baik dengan kapasitas di bawah 100 Wh maupun 100-160 Wh (20.000-36.000 mAh) yang sebelumnya masih memerlukan persetujuan khusus.

Tidak ada toleransi bagi pelanggaran aturan ini. Penumpang yang membawa lebih dari batas yang ditentukan akan langsung ditindak petugas. Bahkan, pihak bandara akan memasang peringatan di berbagai titik strategis di Bandara Changi.

Berlaku untuk semua maskapai

Potret maskapai Singapore Airlines
Potret maskapai Singapore Airlines (unsplash.com/troyscanon)

Aturan ini juga berlaku untuk semua maskapai yang beroperasi dari Singapura. Beberapa maskapai seperti Singapore Airlines dan Scoot bahkan sudah lebih dulu menerapkannya sejak April 2025.

Kebijakan ini muncul setelah adanya sejumlah insiden kebakaran yang melibatkan perangkat berbasis baterai di dalam kabin pesawat. Oleh karena itu, seluruh maskapai yang melayani penerbangan dari Singapura wajib mematuhi aturan ini dan menyampaikan informasi kepada penumpang.

Dengan adanya pembatasan ini, setiap penumpang diharapkan mematuhi aturan yang berlaku. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan bersama selama penerbangan, sekaligus meminimalkan risiko yang bisa terjadi di dalam kabin.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Travel

See More