Kawasan Nusa Penida di Bali menjadi salah satu destinasi favorit bagi pencinta diving, karena menawarkan pemandangan bawah laut yang menarik. Crystal Bay, Manta Point, hingga Malibu Point menjadi beberapa lokasi yang populer untuk menjelajahi kehidupan laut di kawasan ini. Di balik keindahan bawah lautnya, kondisi perairan Nusa Penida juga perlu diperhatikan, terutama karena arus dapat berubah dan menjadi cukup kuat di sejumlah titik.
Hal tersebut kembali menjadi perhatian setelah seorang warga negara (WN) Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (39), meninggal dunia saat melakukan aktivitas diving di Perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Bali, pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 11.10 WITA. Sebelumnya, korban bersama rombongan diketahui telah melakukan penyelaman di Manta Bay sebelum melanjutkan aktivitas ke Crystal Bay. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
Dalam laporan kepolisian, korban sempat mengalami kondisi darurat ketika menyelam di Crystal Bay. Ia disebut memberikan isyarat kehabisan oksigen dan tampak panik sebelum mendapat pertolongan dari pemandu. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persiapan menjadi hal penting ketika melakukan diving, termasuk di destinasi populer seperti Nusa Penida.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan, agar aktivitas diving di Nusa Penida tetap aman? Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
