Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Liburan Hemat ke Maroko saat Nilai Tukar Naik
Chefchaouen, Maroko (unsplash.com/Heidi Kaden)
  • Artikel membahas cara liburan hemat ke Maroko di tengah naiknya nilai tukar rupiah terhadap dirham, dengan fokus pada strategi perencanaan perjalanan yang efisien.
  • Ditekankan pentingnya mencari tiket promo, menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta, serta memilih akomodasi riad tradisional untuk pengalaman autentik dan biaya lebih terjangkau.
  • Tips tambahan mencakup makan di tempat lokal agar lebih murah dan menawar harga saat berbelanja di pasar tradisional untuk menghemat pengeluaran selama liburan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa yang ingin berlibur ke Maroko setelah menonton Piala Dunia 2026, nih? Maroko terletak di wilayah paling barat Belahan Bumi Timur, sehingga namanya dalam bahasa Arab adalah Al-Maghrib. Karena itu, negara yang dibela Achraf Hakimi ini pun menawarkan pemandangan matahari terbenam yang paling menakjubkan di dunia.

Namun, in this economy, jalan-jalan ke luar negeri sepertinya akan membutuhkan bujet yang cukup besar. Apalagi, di tengah nilai tukar rupiah terhadap dirham Maroko yang semakin naik. Lantas, bagaimana, ya? Tenang, ada sederet tips hemat liburan ke Maroko yang bisa diikuti berikut ini, nih!

1. Cari tiket pesawat promo

ilustrasi seseorang yang mengecek harga tiket pesawat (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

Hingga saat ini, belum ada penerbangan langsung dari Jakarta menuju Maroko. Karena itu, kamu perlu mencari tiket promo dari maskapai Timur Tengah yang transit di hub Eropa atau Timur Tengah beberapa bulan sebelumnya. Setelah itu, baru melanjutkan perjalanan udara dengan maskapai bertarif rendah menuju Maroko.

Bandara Internasional Mohammed V (CMN) di Casablanca adalah bandara paling strategis di Maroko. Sebagai hub utama maskapai nasional Royal Air Maroc, bandara ini melayani koneksi penerbangan internasional terbesar dari dan ke Eropa, Afrika, hingga Amerika Utara. Selain itu, ada stasiun kereta yang memudahkan akses ke pusat kota, lho.

2. Gunakan transportasi umum

ilustrasi fasilitas bus (unsplash.com/Ash Gerlach)

Untuk mengeksplorasi banyak kota di Maroko, menyewa mobil ataupun naik taksi online memang cukup praktis. Namun, harganya bisa sangat mahal, sehingga pastinya akan menguras kantong. Sebaiknya, gunakan jaringan bus nasional yang nyaman dengan tarif terjangkau, seperti CTM atau Supratours.

Untuk menggunakan layanan CTM atau Supratours saat akan berpindah kota selama jalan-jalan di Maroko, tiket dapat dipesan secara online melalui situs web resmi mereka, lho. Namun, jika tidak ingin naik bus, kamu juga memiliki opsi kereta api ONCF yang melalui rute populer, seperti Casablanca-Rabat-Marrakech.

3. Pesan rumah tradisional Maroko

Marrakech, Maroko (unsplash.com/Annie Spratt)

Agar lebih autentik, menginaplah di riad, rumah tradisional dengan halaman tengah, alih-alih hotel, dengan harga yang jauh lebih miring dan dekat dengan banyak objek wisata. Fasilitas tersebut biasanya akan mudah ditemukan di area Medina atau kota tua seperti Marrakech dan Fes.

Pemesanan riad bisa dilakukan dengan mudah melalui berbagai platform online travel agent (OTA) yang biasanya menawarkan promo di waktu-waktu tertentu. Namun, pastikan untuk mengecek lokasi secara spesifik, karena banyak riad terletak di Medina yang aksesnya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

4. Makan seperti penduduk lokal

Maroko (unsplash.com/Annie Spratt)

Restoran yang berada di pusat keramaian turis sudah pasti harganya akan sangat mahal. Saat berwisata ke Maroko, jangan pernah memposisikan dirimu sebagai "turis." Berbaurlah dengan penduduk lokal dengan membeli makanan di warung atau kedai kecil di dalam Medina.

Di tempat-tempat makan seperti itu, kamu bisa mendapatkan seporsi besar tagine, hidangan daging dan sayur khas Maroko, atau roti dengan harga murah. Pastikan kamu juga mencoba jajanan kaki lima, seperti kefta atau sate, dan minum mint tea yang menyegarkan, favorit penduduk lokal.

5. Jangan takut untuk menawar saat berbelanja

ilustrasi pasar di Maroko (unsplash.com/Esteban Palacios Blanco)

Saat liburan ke Maroko, berbelanja suvenir, karpet, hingga kerajinan tangan di souk atau pasar tradisional, tidak boleh ketinggalan dalam itinerary. Namun, jangan pernah menerima harga awal yang ditawarkan penjual. Sebaliknya, kamu bisa menawarnya hingga setengah atau sepertiga dari harga penawaran awal.

Selain itu, pemandu lokal yang akan mengantarkanmu berkeliling di dalam area Medina atau kota tua sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Banyak tempat wisata sejarah maupun alam di Maroko yang bisa dieksplorasi secara mandiri. Namun, dengan catatan, kamu harus menyusun daftar destinasi yang akan dituju sebelumnya agar lebih mudah. Yuk, langsung diagendakan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article