Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Tips Liburan Hemat ke Spanyol saat Nilai Tukar Naik

4 Tips Liburan Hemat ke Spanyol saat Nilai Tukar Naik
Madrid, Spanyol (unsplahs.com/Kristijan Arsov)
  • Spanyol diprediksi mengalami lonjakan wisatawan menjelang Piala Dunia 2030, sementara kenaikan nilai tukar rupiah terhadap euro berpotensi membengkakkan biaya perjalanan.
  • Liburan saat low season November-Februari, terutama Januari-Februari, dapat menekan biaya tiket dan akomodasi, meski cuaca lebih dingin serta durasi siang lebih pendek.
  • Hemat pengeluaran dengan Menú del Día, transportasi umum dan bus ALSA, serta pemesanan tiket destinasi populer secara online jauh hari untuk tarif dasar dan ketersediaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Selain berhasil menjadi juara Piala Dunia 2026, FIFA telah mengumumkan bahwa Spanyol akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Maroko dan Portugal. Karena itu, negara yang dibela oleh Lamine Yamal tersebut diprediksi bakal mengalami lonjakan wisatawan dari seluruh dunia dalam waktu dekat hingga 4 tahun ke depan.

Namun, belakangan ini nilai tukar rupiah terhadap euro sedang naik drastis, sehingga pengeluaran saat berplesir di Spanyol pun bisa saja menjadi sangat membengkak in this economy. Dalam kondisi ini, kamu dapat menyiasatinya dengan beberapa tindakan, lho. Apa saja? Berikut sederet tips liburan ke Spanyol saat nilai tukar naik.

  1. 1. Pilih low season

    Alhambra, Granada, Spanyol
    Alhambra, Granada, Spanyol (unsplash.com/Dimitry B)

    Kunci dari liburan yang hemat ke Spanyol adalah datang saat low season. Karena permintaan yang rendah saat periode tersebut, harga tiket pesawat hingga akomodasi lebih murah. Bahkan, platfrom online travel agent (OTA) juga akan memberikan diskon besar-besaran kepada pembeli, lho.

    Low season di Spanyol biasanya berlangsung dari November hingga Februari, dengan puncak harga termurah dan paling sedikit wisatawan mancanegara pada Januari dan Februari. Namun, suhu udara akan cenderung dingin, terutama di bagian pedalaman, dan hari terasa lebih pendek.

  2. 2. Manfaatkan penawaran di restoran

    ilustrasi makan di restoran
    ilustrasi makan di restoran (pixabay.com/Pexels)

    Memasak sendiri di penginapan memang akan membuat pengeluaran lebih irit saat liburan. Namun, Spanyol juga terkenal dengan berbagai kuliner lezatnya yang tidak boleh dilewatkan. Bagi yang akan berplesir ke La Roja, ada hacks yang bisa diikuti agar tetap mendapatkan harga murah saat makan di restoran.

    Di Spanyol, banyak restoran lokal yang menawarkan paket makan siang Menú del Día atau "Menu Hari Ini" dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada memesan masakan tertentu. Bahkan, untuk hidangan lengkap, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar 10-15 euro atau setara dengan 200-300 ribuan.

    Menú del Día biasanya mencakup hidangan pembuka (primer plato), hidangan utama (segundo plato), makanan penutup atau kopi (postre), serta roti dan minuman. Pilihan menu yang akan disuguhkan pun berganti setiap hari menyesuaikan bahan-bahan musiman di Spanyol. Menarik, kan?

  3. 3. Gunakan transportasi umum

    ilustrasi tanda stasiun metro di Madrid, Spanyol
    ilustrasi tanda stasiun metro di Madrid, Spanyol (unsplash.com/Eduardo Rodriguez)

    Agar pengeluaran tidak membengkak, sebaiknya hindari layanan taksi online saat jalan-jalan di area perkotaan. Spanyol memiliki moda transportasi kereta bawah tanah atau metro yang lengkap dan efisien. Bahkan, tersedia tiket terusan yang lebih murah bagi yang suka mengeksplor banyak tempat, seperti T-Casual di Barcelona.

    Sementara itu, jika ingin berpindah ke kota lainnya, bus adalah opsi terbaik karena lebih murah dan menjangkau area-area yang tidak dilalui oleh jalur kereta cepat. Kamu bisa menggunakan ALSA, operator bus yang melayani hampir seluruh wilayah negara dan menghubungkan kota-kota besar, seperti Madrid dan Barcelona.

    Sebaiknya, pesan tiket bus secara online beberapa hari sebelumnya lewat situs web resmi ALSA untuk mendapatkan harga dasar dan menjamin ketersediaan kursi di rute-rute populer di Spanyol. Kamu juga dapat membelinya langsung di stasiun bus (Estación de Autobuses). Namun, persediaannya mungkin sangat terbatas.

  4. 4. Beli tiket masuk wisata secara online

    Sagrada Família, Barcelona, Spanyol
    Sagrada Família, Barcelona, Spanyol (unsplash.com/Colin + Meg)

    Sagrada Familia harus ada dalam itinerary saat berlibur di Spanyol. Namun, meski datang saat low season, gereja basilika Katolik besar di Barcelona tersebut biasanya tetap dipadati oleh wisatawan lokal hingga mancanegara. Bahkan, dilansir Visit The Sagrada Familia, rata-rata jumlah pengunjung harian mencapai sekitar 13.500—16.000 orang, lho.

    Karena itu, untuk destinasi-destinasi populer, seperti Sagrada Familia di Barcelona atau Alhambra di Granada, selalu pesan tiket masuk secara online lewat situs web resmi atau platform online travel agent (OTA) dari jauh-jauh hari. Selain itu, agar tidak kehabisan, harga yang dikenakan juga adalah tarif masuk dasar.

    Jangan pernah membeli tiket masuk Sagrada Família secara langsung di tempat. Pasalnya, tiket fisik di loket sering kali sudah habis atau tidak tersedia karena permintaan yang selalu tinggi. Jika pertama kali ke Spanyol dengan bujet terbatas, kamu juga bisa menggunakan jasa travel agent dari Indonesia, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More