5 Tips Menginap di Ryokan saat Musim Dingin biar Nyaman

- Pilih ryokan dengan fasilitas pemanas yang memadai
- Manfaatkan yukata dan jaket tambahan dari ryokan
- Nikmati onsen untuk menghangatkan tubuh
Menginap di ryokan alias penginapan tradisional Jepang, saat musim dingin adalah pengalaman khas Jepang yang sulit dilupakan. Udara dingin, lantai tatami, dan suasana tenang membuat momen istirahat terasa lebih hangat dan intim. Namun, tanpa persiapan yang tepat, pengalaman ini bisa berubah jadi kurang nyaman.
Kalau kamu berencana menginap di ryokan saat suhu sedang menusuk tulang, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan. Mulai dari pakaian hingga kebiasaan seperti yang dilakukan warga lokal, semuanya berpengaruh pada kenyamanan selama menginap. Yuk, simak tips berikut agar pengalaman menginap di ryokan saat musim dingin terasa maksimal.
1. Pilih ryokan dengan fasilitas pemanas yang memadai

Tidak semua ryokan memiliki sistem pemanas modern di setiap sudut ruangan. Pastikan ryokan yang kamu pilih menyediakan heater, kotatsu, atau pemanas ruangan yang cukup untuk musim dingin. Informasi ini biasanya bisa kamu cek dari deskripsi penginapan atau ulasan tamu sebelumnya.
Fasilitas pemanas yang baik akan membuat tidur lebih nyenyak meski suhu di luar sangat dingin. Selain itu, kamu tidak perlu memakai terlalu banyak lapisan pakaian saat berada di dalam kamar. Kenyamanan ini penting agar tubuh tetap rileks setelah seharian beraktivitas.
2. Manfaatkan yukata dan jaket tambahan dari ryokan

Ryokan biasanya menyediakan yukata untuk dipakai tamu selama menginap. Saat musim dingin, yukata saja mungkin terasa kurang hangat, jadi jangan ragu meminta haori atau jaket tambahan. Pihak ryokan umumnya sangat terbuka membantu tamu agar tetap nyaman.
Menggunakan pakaian dari ryokan juga membuat pengalaman menginap terasa lebih autentik. Kamu bisa tetap hangat sambil menikmati suasana tradisional Jepang. Bonusnya, yukata dan haori juga cocok dipakai saat berjalan ke onsen.
3. Nikmati onsen untuk menghangatkan tubuh

Musim dingin adalah waktu terbaik menikmati onsen di ryokan. Air panas alami membantu melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh kembali hangat. Sensasi berendam di tengah udara dingin akan terasa sangat menenangkan.
Sebelum masuk onsen, pastikan kamu memahami aturan dasar seperti membersihkan tubuh terlebih dahulu. Jangan berlama-lama jika belum terbiasa agar tubuh tidak kaget saat keluar. Setelah berendam, biasanya tubuh akan tetap hangat dalam waktu yang cukup lama.
4. Perhatikan menu makanan musim dingin yang disajikan

Ryokan sering menyajikan menu musiman yang disesuaikan dengan cuaca. Saat musim dingin, kamu bisa menikmati hidangan hangat, seperti nabe, sup miso, atau ikan panggang. Makanan ini tidak hanya lezat, tapi juga membantu menjaga suhu tubuh.
Nikmati makanan secara perlahan untuk merasakan setiap cita rasanya. Selain mengenyangkan, menu khas musim dingin di ryokan juga memberi pengalaman budaya yang unik. Jangan ragu bertanya kepada staf tentang bahan atau cara makan yang benar.
5. Bawa pakaian hangat tambahan untuk tidur

Meski ryokan menyediakan selimut tebal, membawa pakaian hangat tambahan tetap disarankan. Kaos lengan panjang, kaus kaki tebal, atau pakaian termal bisa sangat membantu, terutama jika kamu sensitif terhadap suhu dingin saat tidur.
Pakaian hangat akan membuat istirahat lebih nyaman tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pemanas. Kamu pun bisa bangun pagi dengan tubuh yang segar dan tidak kedinginan. Tidur nyenyak adalah kunci menikmati hari berikutnya selama liburan.
Menginap di ryokan saat musim dingin bukan sekadar tentang tempat tidur, tapi tentang menikmati suasana dan ritme hidup yang lebih tenang. Dengan persiapan yang tepat, setiap sudut ryokan bisa jadi bagian dari cerita liburan yang hangat dan tak terlupakan.


















