Mengajukan visa untuk bepergian atau liburan ke luar negeri memang membutuhkan kesabaran ekstra dan kesiapan mental. Mulai dari menyiapkan dokumen, mengisi formulir, membayar biaya visa, hingga menjalani biometrik harus dilakukan sesuai prosedur. Durasi prosesnya pun bisa jadi panjang dan menyita perhatian, waktu, serta energi.
Bagaimana ketika semua tahapan sudah dilalui, tetapi keputusan visa justru tak kunjung datang hingga melewati tanggal keberangkatan? Tentunya bikin mental breakdown, sakit hati, bahkan sudah tidak mood bepergian. Apakah kamu pernah mengalaminya?
Pengalaman inilah yang dialami Ade Perucha Hutagaol atau yang lebih dikenal sebagai travel blogger Trinity The Naked Traveler saat mengajukan Standard Visitor Visa Inggris untuk ketiga kalinya. Alih-alih mendapat kepastian dalam waktu pemrosesan yang diinformasikan, ia justru harus menunggu berminggu-minggu dalam ketidakpastian. Bahkan, visa baru diketahui sudah terbit setelah ia mengecek akun UKVI secara mandiri, sedangkan email yang menyatakan visanya granted tak kunjung diterima.
Pengalaman tersebut membuat Trinity merasa bukan keputusan visa yang menjadi persoalan, melainkan proses dan minimnya komunikasi selama proses menunggu.
