Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Waktu Terbaik ke Bangkok agar Liburan Lebih Nyaman dan Gak Kepanasan, Catat!

Waktu Terbaik ke Bangkok agar Liburan Lebih Nyaman dan Gak Kepanasan, Catat!
potret Grand Palace di Bangkok (pexels.com/Kirandeep Singh Walia)
Share Article

Bangkok selalu jadi destinasi favorit untuk liburan singkat yang seru dan gak bikin bosan. Mulai dari wisata kuliner, belanja, hingga mengunjungi kuil-kuil cantik, semuanya terasa menarik untuk dijelajahi. Namun, cuaca di Bangkok yang cukup panas sering membuat banyak wisatawan cepat lelah saat jalan-jalan.

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Thailand, memilih waktu terbaik ke Bangkok bisa membuat perjalanan terasa jauh lebih nyaman. Mulai dari suasana kota, kondisi cuaca, hingga harga tiket pesawat juga bisa berbeda tergantung musimnya. Supaya itinerary-mu tetap seru tanpa drama kepanasan berlebihan, simak panduan waktunya berikut ini.

1. November hingga Februari jadi musim favorit wisatawan

potret Benjakitti Park, Bangkok
potret Benjakitti Park, Bangkok (commons.wikimedia.org/Supanut Arunoprayote)

Periode November sampai Februari sering dianggap sebagai waktu terbaik ke Bangkok karena cuacanya lebih sejuk dibanding bulan lainnya. Suhu udara biasanya berada di kisaran 24 sampai 30 derajat Celsius sehingga lebih nyaman untuk jalan kaki. Langit juga cenderung cerah sehingga cocok untuk wisata outdoor dan hunting foto.

Pada musim ini, suasana Bangkok terasa lebih ramai oleh wisatawan dari berbagai negara. Banyak festival menarik dan event akhir tahun yang membuat kota semakin hidup. Karena termasuk high season, sebaiknya pesan hotel dan tiket pesawat lebih awal agar tidak kehabisan.

2. Hindari April jika tidak tahan cuaca panas

Festival Songkran
Festival Songkran (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)

Bulan April dikenal sebagai salah satu periode terpanas di Bangkok. Suhu udara bisa mencapai lebih dari 35 derajat Celsius terutama pada siang hari. Jalan-jalan di area outdoor saat cuaca sangat terik tentu bisa membuat tubuh cepat lelah dan berkeringat.

Meski begitu, April juga menjadi waktu berlangsungnya festival Songkran yang sangat populer di Thailand. Festival perang air ini selalu ramai dan menarik perhatian wisatawan mancanegara. Kalau ingin datang pada bulan April, pastikan tubuh tetap terhidrasi dan gunakan pakaian yang nyaman.

3. Musim hujan cocok untuk liburan hemat

potret Wat Pho, Bangkok
potret Wat Pho, Bangkok (pexels.com/Kirandeep Singh Walia)

Sekitar bulan Mei hingga Oktober, Bangkok memasuki musim hujan dengan intensitas yang berbeda-beda setiap bulannya. Hujan biasanya turun pada sore atau malam hari, tetapi tetap ada banyak waktu untuk berwisata. Suasana kota juga terasa lebih adem dibanding musim panas ekstrem.

Keuntungan liburan saat musim hujan adalah harga tiket pesawat dan hotel yang sering lebih murah. Beberapa tempat wisata juga tidak terlalu padat sehingga lebih nyaman untuk dijelajahi. Namun, jangan lupa selalu membawa payung atau jas hujan kecil selama bepergian.

4. Datang saat weekday bikin wisata lebih santai

potret Chinatown Gate, Bangkok
potret Chinatown Gate, Bangkok (commons.wikimedia.org/Photogoddle)

Selain memilih musim yang tepat, menentukan hari keberangkatan juga penting saat liburan ke Bangkok. Datang pada hari kerja biasanya membuat suasana tempat wisata dan pusat belanja tidak terlalu ramai. Kamu juga bisa lebih nyaman naik transportasi umum tanpa harus berdesakan.

Weekday sering menjadi pilihan terbaik untuk wisatawan yang ingin menikmati Bangkok dengan lebih santai. Antrean makanan populer dan kafe hits biasanya juga tidak sepanjang akhir pekan. Dengan suasana yang lebih tenang, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa terburu-buru.

5. Pagi dan sore hari jadi waktu terbaik untuk keliling kota

potret penjual makanan di Bangkok street food
potret penjual makanan di Bangkok street food (pexels.com/Faheem Ahamad)

Kalau ingin menghindari rasa gerah berlebihan, cobalah memulai aktivitas sejak pagi hari. Udara Bangkok biasanya masih cukup nyaman sebelum matahari terasa terlalu terik. Waktu pagi juga cocok untuk mengunjungi pasar tradisional atau menikmati street food lokal.

Sementara itu, sore hingga malam hari menjadi waktu favorit banyak wisatawan untuk menjelajahi kota. Lampu-lampu kota mulai menyala dan suasana Bangkok terasa lebih hidup. Kamu juga bisa menikmati night market dengan lebih nyaman tanpa cuaca yang terlalu panas.

Bangkok memang selalu punya cara untuk membuat wisatawan ingin kembali lagi. Dengan memilih waktu liburan yang tepat, perjalanan bisa terasa lebih santai dan menyenangkan sepanjang hari. Jadi, tinggal siapkan itinerary terbaikmu dan nikmati serunya menjelajahi sudut-sudut Bangkok yang gak pernah sepi cerita.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More