5 Ciri-ciri Rem Mobil Sudah Habis, Jangan Dibiarkan!

- Getaran pada pedal rem saat pengereman dapat menandakan kampas menipis, sehingga terjadi gesekan langsung antara piringan cakram dan kampas.
- Bunyi berdecit, jarak pengereman memanjang, serta pedal yang harus diinjak lebih dalam menunjukkan daya cengkeram rem berkurang akibat kampas aus.
- Penurunan signifikan volume minyak rem dapat terjadi ketika piston kaliper bergerak lebih jauh. Kampas rem yang habis perlu segera diperiksa dan diganti.
Apabila kamu sudah menemukan tanda-tanda kampas rem mobil habis, jangan pernah mengabaikannya. Kondisi tersebut merupakan peringatan serius yang memerlukan tindakan segera. Kamu harus segera melakukan penggantian komponen rem.
Memaksakan kendaraan tetap berjalan dengan rem yang habis sangat berisiko. Hal ini dapat membahayakan keselamatan kamu dan pengguna jalan lainnya. Berikut ciri rem mobil sudah habis.
1. Rem terasa bergetar

ilustrasi mobil (unsplash.com/Sven D) Salah satu tanda yang paling mudah kamu kenali adalah munculnya getaran pada pedal rem. Getaran tersebut biasanya terasa jelas saat kamu menginjak rem dalam kondisi normal. Sensasi tidak nyaman ini menjadi indikasi awal adanya masalah pada sistem pengereman.
Kondisi tersebut terjadi akibat gesekan langsung antara piringan cakram dan kampas rem. Gesekan ini muncul karena lapisan kampas rem kamu sudah menipis atau aus. Jika dibiarkan, komponen lain dapat ikut mengalami kerusakan.
2. Muncul suara berdesit

ilustrasi mobil (unsplash.com/Florian Marette) Apabila kamu mendengar bunyi berdecit saat menginjak pedal rem, kamu perlu waspada. Suara desingan tersebut bukanlah hal yang normal pada sistem pengereman. Bunyi itu muncul sebagai tanda peringatan dari komponen rem kamu.
Desingan tersebut menandakan bahwa lapisan kampas rem mobil sudah habis sepenuhnya. Kondisi ini tidak boleh kamu biarkan terlalu lama. Segeralah lakukan penggantian kampas rem di bengkel resmi.
3. Jarak pengereman memanjang

ilustrasi mobil (pexels.com/Mike Bird) Ciri lain yang bisa kamu rasakan adalah jarak pengereman yang menjadi lebih jauh. Kamu membutuhkan waktu lebih lama untuk menghentikan laju kendaraan dari biasanya. Perubahan ini sangat terasa terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi.
Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa kampas rem mobil kamu telah menipis. Daya cengkeram rem yang berkurang membuat pengereman tidak lagi pakem. Jika mengalami hal ini, segera periksakan sistem rem kamu.
4. Pedal rem harus diinjak dalam

ilustrasi mobil (pexels.com/Ibrahim Bilgin) Ciri rem mobil habis berikutnya sangat mudah dikenali oleh setiap pengemudi. Kamu dapat merasakannya secara langsung tanpa harus membongkar komponen. Tandanya akan muncul jelas saat kamu sedang berkendara.
Saat lapisan kampas rem menipis, posisi piston pendorong akan bergeser lebih ke dalam. Pergeseran tersebut membuat pijakan pada pedal rem terasa lebih dalam dari biasanya. Kamu harus menekan pedal lebih jauh untuk mendapatkan daya pengereman yang maksimal.
5. Berkurangnya minyak rem

ilustrasi mobil (unsplash.com/Hunter Newton) Tanda terakhir yang menunjukkan kampas rem mobil habis dapat dilihat pada minyak rem. Kamu bisa memeriksa volume minyak rem pada tabung reservoir di dalam ruang mesin. Jika volumenya berkurang secara signifikan, kamu perlu curiga.
Berkurangnya minyak rem terjadi karena piston kaliper bergerak lebih jauh untuk menekan kampas yang sudah tipis. Kondisi ini menyebabkan minyak rem terdistribusi lebih banyak ke kaliper. Oleh karena itu, penurunan volume minyak bisa menjadi indikator kampas rem kamu sudah aus.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















