ilustrasi mengisi oli mobil (unsplash.com/Tim Mossholder)
Menggunakan oli yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat membuat sistem pelumasan bekerja di luar karakter yang dirancang. Oli terlalu kental berpotensi membutuhkan tenaga lebih besar untuk bersirkulasi, sedangkan oli yang terlalu encer belum tentu mampu memberikan karakter pelumasan yang dibutuhkan mesin tertentu.
Karena itu, jangan menentukan oli hanya berdasarkan usia mobil, jarak tempuh, atau anggapan bahwa mesin tua wajib memakai oli lebih kental. Periksa buku manual dan ikuti spesifikasi yang ditetapkan pabrikan, termasuk viskositas serta standar kualitas oli. Jika ingin mengganti jenis oli pada mobil bekas, kondisi mesin juga sebaiknya diperiksa terlebih dahulu.
Pada akhirnya, 0W-20, 5W-30, dan 10W-40 memiliki karakter berbeda dan tidak bisa saling menggantikan begitu saja. Memilih oli sesuai spesifikasi mesin merupakan langkah sederhana untuk menjaga pelumasan, performa, dan umur pakai komponen di dalam mesin.