ilustrasi macet (pexels.com/Darya Sannikova)
Meskipun kemacetan sulit dihindari, gaya berkendara dapat memengaruhi seberapa boros mobil saat menghadapi pola stop and go. Hindari akselerasi dan pengereman secara mendadak. Sebisa mungkin, jaga jarak dengan kendaraan di depan agar mobil dapat bergerak lebih halus dan tidak terus-menerus berhenti total.
Pengemudi juga sebaiknya tidak mempertahankan putaran mesin tinggi tanpa alasan. Jika antrean kendaraan bergerak perlahan, ikuti arus secara halus tanpa sering berpindah jalur atau melakukan akselerasi agresif. Tekanan ban yang sesuai dan kondisi mesin yang terawat juga membantu menjaga efisiensi bahan bakar.
Pada akhirnya, stop and go memang sulit dihindari ketika berkendara di perkotaan. Konsumsi bensin meningkat karena mesin harus berulang kali menggerakkan kendaraan dari posisi diam dan tetap menggunakan bahan bakar ketika mobil berhenti dengan mesin menyala. Dengan berkendara lebih halus, pemborosan tersebut setidaknya dapat ditekan.