Aki basah sering dianggap lebih awet dibandingkan aki kering karena elektrolitnya bisa diperiksa dan ditambah ketika diperlukan. Sebaliknya, aki kering dikenal lebih praktis karena tidak membutuhkan perawatan rutin berupa penambahan air aki. Perbedaan ini membuat sebagian pemilik mobil bingung saat harus memilih aki pengganti.
Namun, anggapan bahwa aki basah pasti lebih awet tidak sepenuhnya benar. Usia pakai aki dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kualitas produk, kondisi sistem pengisian, suhu lingkungan, hingga kebiasaan menggunakan kendaraan. Jadi, jenis aki bukan satu-satunya penentu ketahanan.
