ilustrasi lampu sein pada kendaraan (pexels.com/Erik Mclean)
Lampu sein yang dibiarkan menyala setelah kendaraan selesai berbelok juga dapat membingungkan pengguna jalan lain. Kendaraan di belakang mungkin mengira mobil atau motor akan kembali berpindah arah.
Pada mobil modern, lampu sein biasanya akan mati secara otomatis setelah setir kembali lurus. Namun, dalam beberapa kondisi, terutama setelah perpindahan jalur kecil, pengendara tetap perlu memastikan lampu sein benar-benar sudah mati.
Hal yang sama berlaku pada sepeda motor. Biasakan memeriksa indikator sein setelah selesai berbelok atau berpindah jalur. Jangan sampai lampu sein terus berkedip beberapa menit tanpa disadari.
Menyalakan sein pada waktu yang tepat merupakan bagian dari etika sekaligus keselamatan berkendara. Semakin jelas sinyal diberikan kepada pengguna jalan lain, semakin besar kesempatan mereka untuk bereaksi dengan aman.
Jadi, sebelum berbelok, usahakan menyalakan sein sejak sekitar 30 meter atau lebih awal sesuai kondisi kecepatan dan situasi jalan. Beri waktu kepada pengguna jalan lain untuk memahami arah kendaraan, lalu tetap pastikan kondisi sekitar aman sebelum mulai membelok.