Varian Max Jadi Nevo Q05 yang Paling Banyak Dilirik Konsumen

- Mayoritas calon konsumen Changan Nevo Q05 lebih melirik varian tertinggi, Max, dibanding varian lainnya setelah model SUV listrik ini diperkenalkan di Indonesia.
- Nevo Q05 bersaing di segmen SUV listrik seharga Rp300 jutaan yang makin ramai, sementara Changan menilai besarnya kompetisi mencerminkan potensi pasar yang besar.
- Changan mengandalkan kenyamanan dan kabin lapang Nevo Q05; produksi lokal dimulai Juli 2026, dengan pengiriman kepada konsumen ditargetkan pada September.
Jakarta, IDN Times – Changan Nevo Q05 menjadi salah satu model baru yang diperkenalkan Changan Indonesia di segmen SUV listrik.
Setelah meluncur dan mengikuti sejumlah kegiatan pameran, perusahaan mulai melihat gambaran mengenai varian yang paling banyak mendapat perhatian konsumen.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan respons pasar terhadap Nevo Q05 sejauh ini cukup positif. Dari dua varian yang ditawarkan, konsumen disebut lebih banyak melirik varian tertinggi.
1. Varian Max paling diminati

Interior Changan Nevo Q05 (IDN Times/Fadhliansyah) Setiawan mengatakan mayoritas calon konsumen Nevo Q05 sejauh ini lebih tertarik pada varian Max. Hal tersebut terlihat dari respons konsumen setelah model tersebut diperkenalkan di Indonesia.
“Mayoritas larinya yang di atas, di Max ya,” ujar Setiawan saat ditemui pada Jumat (21/8/2026).
Pilihan terhadap varian tertinggi ini menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mempertimbangkan harga ketika memilih SUV listrik. Fitur, kelengkapan, maupun spesifikasi yang ditawarkan pada varian Max turut menjadi daya tarik bagi calon pembeli.
2. Bersaing di segmen SUV listrik Rp300 jutaan

Nevo Q05 jadi jagoan baru Changan di Indonesia (Dok. Changan) Nevo Q05 bermain di segmen SUV listrik dengan rentang harga sekitar Rp300 jutaan. Segmen tersebut saat ini semakin ramai karena semakin banyak produsen menawarkan kendaraan listrik dengan harga yang relatif terjangkau.
Setiawan mengakui persaingan di kelas tersebut cukup ketat. Meski begitu, ia melihat kondisi tersebut justru menunjukkan besarnya potensi pasar SUV listrik di Indonesia.
“Betul, ramai. Market-nya juga besar,” katanya.
3. Changan pede dengan Nevo Q05

Changan tampil perdana di GIIAS (Dok. Changan) Di tengah persaingan tersebut, Changan mengandalkan sejumlah karakter Nevo Q05 untuk menarik konsumen. Setiawan menyebut kenyamanan dan ruang kabin yang lapang menjadi beberapa keunggulan yang ditawarkan SUV listrik tersebut.
Ia juga menilai respons konsumen selama rangkaian kegiatan pameran sejauh ini cukup positif. Setelah tampil di GIIAS 2026, Nevo Q05 kembali diperkenalkan melalui sejumlah kegiatan di daerah, termasuk Semarang dan Medan.
“Hari ini rekan-rekan sudah mencoba mobilnya, jadi mungkin bisa merasakan sendiri. Kami confident, mobilnya nyaman, lapang,” ujar Setiawan.
Menurutnya, respons tersebut menjadi modal bagi Changan untuk menghadapi persaingan di segmen SUV listrik yang semakin ramai. Selain itu, produksi lokal Nevo Q05 juga sudah mulai berjalan sejak Juli 2026 dan pengiriman ke konsumen ditargetkan mulai September.

















