Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cakram Rem Mobil Berkarat setelah Hujan, Apakah Berbahaya?

3 min read
Cakram Rem Mobil Berkarat setelah Hujan, Apakah Berbahaya?
Ilustrasi memeriksa kondisi cakram rem mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Karat tipis kecokelatan pada cakram rem setelah kehujanan umumnya normal karena oksidasi besi cor, dan biasanya terkikis sendiri setelah beberapa kali pengereman normal.
  • Korosi berat berupa kerak tebal atau permukaan kasar perlu diperiksa, terutama bila pengereman memunculkan getaran, suara gesekan keras, atau mobil bergetar.
  • Setelah hujan, kendarai mobil perlahan dan lakukan pengereman ringan di area aman; hindari pengereman mendadak, cairan sembarangan, serta pelumasan pada bidang gesek rem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mobil yang diparkir semalaman setelah kehujanan terkadang menunjukkan perubahan pada bagian cakram rem. Permukaan logam yang sebelumnya mengilap bisa berubah menjadi kecokelatan seperti tertutup karat. Kondisi ini sering membuat pemilik kendaraan khawatir, terutama jika mobil akan langsung digunakan keesokan harinya.

Namun, tidak semua karat pada cakram rem menandakan kerusakan. Pada umumnya, cakram berbahan besi dapat mengalami karat permukaan ketika terkena air dan udara lembap. Meski begitu, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan agar pemilik mobil bisa membedakan kondisi normal dan masalah yang membutuhkan pemeriksaan.

  1. 1. Karat tipis setelah kehujanan umumnya normal

    Ilustrasi mengecek rem mobil
    Ilustrasi mengecek rem mobil (freepik.com/senivpetro)

    Cakram rem atau brake disc umumnya dibuat dari material besi cor yang mudah mengalami oksidasi ketika terpapar air dan oksigen. Karena posisinya berada di dekat roda, komponen ini sangat mudah terkena cipratan air hujan, lumpur, dan kotoran jalan. Ketika mobil diparkir dalam kondisi basah, lapisan karat tipis bisa terbentuk di permukaan cakram hanya dalam waktu singkat.

    Karat permukaan biasanya terlihat berwarna cokelat kemerahan dan menyebar relatif merata pada bidang gesek cakram. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya karena lapisan tersebut akan terkikis ketika kampas rem kembali bergesekan dengan cakram saat kendaraan digunakan. Dalam beberapa kali pengereman normal, permukaan cakram biasanya kembali terlihat lebih bersih. Jadi, pemilik mobil tidak perlu langsung mengganti cakram hanya karena menemukan karat tipis setelah hujan.

  2. 2. Kenali perbedaan karat permukaan dan korosi serius

    ilustrasi rem mobil
    ilustrasi rem mobil (pexels.com/agustin olmedo)

    Meski karat tipis tergolong normal, kondisi berbeda jika permukaan cakram mengalami korosi berat. Karat yang menumpuk terlalu tebal, membentuk kerak, atau menyebabkan permukaan cakram menjadi kasar dan tidak rata perlu diperiksa. Korosi berat dapat mengganggu bidang kontak antara kampas dan cakram sehingga pengereman berpotensi terasa kurang optimal.

    Perhatikan juga gejala ketika pedal rem diinjak. Jika muncul getaran yang tidak biasa, suara gesekan keras yang terus terdengar, atau mobil terasa bergetar saat mengerem, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel. Gejala tersebut tidak selalu disebabkan karat, tetapi bisa berkaitan dengan permukaan cakram yang tidak rata, ketebalan cakram yang sudah melewati batas, atau masalah pada komponen rem lainnya. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan sumber gangguan sebelum kerusakan bertambah parah.

  3. 3. Cara menjaga cakram rem tetap dalam kondisi baik

    ilustrasi rem mobil (freepik.com/people
    ilustrasi rem mobil (freepik.com/people

    Setelah mobil kehujanan, pemilik kendaraan bisa mengendarainya secara perlahan di area aman dan melakukan beberapa pengereman ringan untuk membantu mengeringkan permukaan cakram. Pastikan kondisi jalan memungkinkan dan tidak ada kendaraan lain atau pejalan kaki yang berisiko. Hindari melakukan pengereman mendadak hanya untuk menghilangkan karat tipis karena tindakan tersebut tidak diperlukan.

    Selain itu, jangan menyiram cakram dengan cairan pembersih sembarangan atau melumasi bidang gesek rem. Kampas dan cakram harus tetap bebas dari oli maupun gemuk agar daya cengkeramnya terjaga. Jika mobil sering diparkir dalam kondisi basah selama berhari-hari, pemeriksaan sistem pengereman secara berkala menjadi semakin penting. Dengan begitu, karat permukaan yang normal tidak perlu membuat panik, sementara tanda korosi serius bisa segera ditangani.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article

Curated For You

Editorial Team

Related Articles

See More