ilustrasi truk kontainer (pexels.com/Craig Adderley)
Qiyuan Green Power telah membangun lebih dari 1.600 stasiun pengisian dan penukaran baterai di 208 kota setingkat prefektur hingga akhir 2025. Jaringan tersebut mencatatkan total jarak operasional kumulatif lebih dari 4,4 miliar kilometer.
Sebagai perbandingan, jaringan Qiji milik CATL memiliki sekitar 300 stasiun penukaran baterai truk berat pada akhir 2025. CATL menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 900 stasiun sepanjang 2026 sebagai bagian dari pembangunan jaringan utama yang menghubungkan koridor logistik di berbagai wilayah China.
Ekspansi CATL sebenarnya tidak hanya berfokus pada truk berat. Pada sektor kendaraan penumpang, perusahaan tersebut telah mengoperasikan sekitar 2.000 stasiun penukaran baterai Choco-SEB hingga paruh pertama 2026. Target berikutnya adalah mencapai 3.000 stasiun pada akhir tahun.
CATL juga mulai mengembangkan jaringan penukaran baterai untuk truk ringan, terutama di kawasan Delta Sungai Mutiara. Strategi ini menunjukkan ambisi CATL untuk membangun bisnis energi kendaraan listrik yang mencakup hampir seluruh kategori, mulai dari mobil penumpang hingga kendaraan komersial berat.
Akuisisi saham Qiyuan Green Power menjadi langkah penting dalam strategi tersebut. Jika rencana integrasi berjalan sesuai target, CATL tidak lagi hanya dikenal sebagai produsen sel baterai, tetapi juga sebagai salah satu pemain terbesar dalam infrastruktur energi dan penukaran baterai kendaraan listrik di China.