Banyak pemilik kendaraan murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) terjebak dalam pemikiran bahwa memberikan bahan bakar beroktan tinggi akan otomatis meningkatkan performa mesin. Mereka rela merogoh kocek lebih dalam untuk membeli pertamax turbo dengan keyakinan bahwa bahan bakar premium tersebut membuat tarikan mobil menjadi lebih enteng dan bertenaga. Padahal, keputusan memanjakan mobil perkotaan ini dengan bahan bakar balap merupakan sebuah langkah yang kurang tepat dan cenderung sia-sia.
Kenyataan teknis di dunia otomotif menunjukkan bahwa setiap mesin kendaraan telah dirancang secara spesifik untuk mengonsumsi jenis bahan bakar tertentu sesuai dengan rasio kompresinya. Mobil kategori lcgc umumnya memiliki mesin dengan spesifikasi kompresi rendah hingga menengah yang didesain untuk efisiensi harian yang ekonomis. Memaksakan cairan beroktan sembilan puluh delapan ke dalam tangki kendaraan komuter ini justru memicu masalah mekanis tersembunyi yang merugikan dompet secara percuma.
