Sasis ladder frame sudah lama identik dengan kendaraan yang dirancang untuk menghadapi medan berat, mulai dari mobil pikap hingga SUV yang punya kemampuan jelajah tinggi. Konstruksinya terlihat sederhana karena menggunakan dua batang utama memanjang yang dihubungkan sejumlah batang melintang sehingga bentuknya menyerupai tangga. Meski teknologi kendaraan terus berkembang, rancangan tersebut masih dipertahankan pada berbagai mobil yang membutuhkan ketahanan tinggi dan kemampuan membawa beban besar.
Karakter sasis ladder frame memang berbeda dengan konstruksi unibody atau monokok yang menyatukan struktur bodi dan rangka menjadi satu kesatuan. Pemisahan antara rangka utama dan bodi memberi sejumlah karakteristik yang menguntungkan ketika kendaraan harus melewati permukaan berbatu, berlumpur, atau bergelombang. Supaya gak sekadar mengenalnya sebagai sasis mobil tangguh, yuk pahami beberapa fakta yang membuat ladder frame begitu lekat dengan kendaraan off-road.
