Persaingan industri otomotif China semakin ketat. Besarnya penjualan mobil ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan keuntungan yang diperoleh produsen. Kondisi ini terlihat dari laporan keuangan Geely Auto kuartal III 2026 yang menunjukkan bahwa pasar ekspor justru menjadi sumber utama laba perusahaan.
Pada 29 Oktober 2026, Geely melaporkan pendapatan sebesar 99 miliar yuan atau sekitar US$14,8 miliar. Perusahaan juga mencatat laba bersih inti yang diatribusikan kepada induk sebesar 5,21 miliar yuan atau sekitar 777,6 juta dolar US. Namun, jika ditelusuri lebih jauh, sebagian besar keuntungan tersebut ternyata berasal dari penjualan di luar China.
