Hilux Rangga Unjuk Fleksibilitas di GIIAS 2026

- Toyota Hilux Rangga tampil di GIIAS 2026 dalam beragam konversi, menegaskan fungsi platform niaga serbaguna untuk distribusi, layanan, hingga aktivitas lifestyle.
- Dek sepanjang 2.305 mm, lebar 1.700 mm, dan kapasitas angkut 1,2 ton mendukung pemasangan boks distribusi, termasuk dry box maupun refrigerated box.
- Hilux Rangga menawarkan mesin bensin 2,0 liter atau diesel 2,4 liter, pilihan transmisi manual dan otomatis, serta fitur roof rack dan radius putar 4,9 meter.
Jakarta, IDN Times - Toyota Hilux Rangga menunjukkan sisi lain sebagai kendaraan niaga serbaguna dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 beberapa waktu lalu.
Tak hanya ditampilkan sebagai pikap untuk mengangkut barang, Hilux Rangga hadir dalam sejumlah bentuk konversi yang disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.
Dari kendaraan distribusi makanan, mobil layanan, hingga kendaraan untuk kebutuhan lifestyle, Hilux Rangga memperlihatkan fleksibilitas satu platform kendaraan untuk menjalankan beragam fungsi.
Fleksibilitas tersebut ditopang oleh dimensi bak dan kemampuan angkut yang cukup besar. Hilux Rangga memiliki dek dengan panjang 2.305 mm dan lebar 1.700 mm, serta kapasitas angkut hingga 1,2 ton.
1. Hilux Rangga sebagai kendaraan distribusi

Hilux Rangga BGN (Dok. TAM) Salah satu Hilux Rangga yang dipamerkan tampil sebagai kendaraan distribusi makanan. Bagian belakangnya menggunakan boks khusus yang dilengkapi rak penyimpanan, sehingga barang dapat ditata dengan lebih rapi dan terlindungi selama perjalanan.
Konversi seperti ini memperlihatkan bagaimana Hilux Rangga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan distribusi berbagai jenis barang.
Area belakang yang luas memberikan ruang bagi karoseri untuk menyesuaikan bentuk dan kapasitas ruang angkut berdasarkan kebutuhan operasional.
Selain dry box, Hilux Rangga juga dapat dikembangkan menjadi refrigerated box untuk kebutuhan distribusi barang yang membutuhkan pengaturan temperatur.
2. Bisa disulap menjadi kendaraan layanan

Jadi kendaraan niaga yang fleksibel (Dok. TAM) Fungsi lain terlihat pada Hilux Rangga yang dikonversi menjadi kendaraan layanan atau mobile service. Bagian belakang kendaraan dimanfaatkan untuk membawa berbagai peralatan kerja, mulai dari perkakas hingga perangkat pendukung pekerjaan teknisi.
Konsep tersebut memungkinkan pekerjaan dilakukan langsung di lokasi tanpa seluruh peralatan harus dibawa menggunakan kendaraan terpisah.
Bagi pelaku usaha, format seperti ini dapat memberikan fleksibilitas karena kendaraan sekaligus berfungsi sebagai ruang kerja bergerak.
Secara teknis, Hilux Rangga tersedia dengan pilihan mesin bensin 1TR-FE 2,0 liter dan diesel 2GD-FTV 2,4 liter.
Mesin bensin menghasilkan tenaga 139 PS dan torsi 183 Nm, sedangkan mesin diesel menghasilkan tenaga hingga 149 PS dengan torsi 343 Nm pada transmisi manual dan 400 Nm pada transmisi otomatis. Pilihan transmisinya terdiri atas manual lima percepatan dan otomatis enam percepatan.
3. Tak hanya untuk bisnis, bisa menjadi kendaraan lifestyle

Radius putarnya juga terbilang baik untuk kendaraan niaga (Dok. TAM) Hilux Rangga juga menunjukkan kemampuan untuk keluar dari fungsi kendaraan niaga konvensional. Di GIIAS 2026, salah satu bentuk konversinya mengarah pada kebutuhan lifestyle dengan menjadikan area belakang sebagai ruang untuk aktivitas rekreasi.
Konsep tersebut memperlihatkan bahwa bak Hilux Rangga dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk kendaraan, termasuk kendaraan yang mendukung aktivitas perjalanan dan berkemah.
Fleksibilitas ini didukung sejumlah fitur pada kendaraan dasarnya. Hilux Rangga memiliki roof rack mounting point yang dapat membawa beban hingga 75 kg serta sejumlah hook untuk membantu mengamankan barang.
Radius putarnya juga tercatat 4,9 meter, sehingga relatif mudah bermanuver untuk ukuran kendaraan niaga.


















