Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Honda Super One vs Wuling Aira EV, Unggul Mana dari Harga hingga Fitur
Honda Super ONE vs Wuling Aira EV (dok. Habib Muhammad)
  • Honda Super-ONE menawarkan karakter sporty dengan tenaga 95 PS, torsi 162 Nm, lima mode berkendara termasuk BOOST, serta penggerak roda depan; Wuling Aira EV berfokus pada mobilitas perkotaan.

  • Honda memakai baterai 29,6 kWh dengan klaim 252 km NEDC, sedangkan Aira EV menawarkan 205 km atau 301 km CLTC berdasarkan varian; keduanya mendukung DC fast charging CCS2.

  • Super-ONE dibanderol Rp438–448 juta dengan Honda SENSING dan enam airbag, sementara Aira EV Rp155–175 juta menawarkan kepraktisan empat pintu, bagasi fleksibel, serta fitur keselamatan sesuai varian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Honda Super-ONE dan Wuling Aira EV adalah mobil listrik kecil. Honda lebih kencang dan punya banyak fitur aman, tapi harganya Rp438 juta. Wuling lebih murah, mulai Rp155 juta, dan enak untuk jalan kota. Wuling bisa jalan sampai 301 km. Honda hanya ada sedikit unit dan banyak orang sudah pesan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Honda Super One vs Wuling Aira EV menjadi perbandingan menarik di tengah semakin banyaknya pilihan mobil listrik mungil di Indonesia. Keduanya sama-sama mencuri perhatian di GIIAS 2026 lewat desain yang unik, dimensi ringkas, dan teknologi yang ditawarkan. Namun, jangan terkecoh dengan ukurannya yang mirip, karena kedua mobil ini punya karakter yang cukup berbeda.

Wuling Aira EV hadir sebagai mobil listrik perkotaan yang mengutamakan kepraktisan dengan harga mulai Rp. 155 juta. Sementara itu, Honda Super-ONE menawarkan sensasi berkendara lebih sporty lewat BOOST Mode, tenaga hingga 95 PS, dan fitur keselamatan yang lebih lengkap.

Nah, dengan perbedaan harga yang mencapai ratusan juta rupiah, apakah Honda Super-ONE memang jauh lebih unggul? Atau justru Wuling Aira EV lebih masuk akal untuk kebutuhan harian? Yuk, simak perbandingannya!

1. Desain dan dimensi Honda Super One vs Wuling Aira EV

Honda Super ONE (dok. Honda Indonesia)

Dari tampilan luar, keduanya punya bentuk desain yang berbeda meski sama-sama mengusung bentuk mobil mungil.

Honda Super-ONE hadir dengan konsep Pocket Rocket, yaitu mobil kecil yang dibuat untuk menawarkan pengalaman berkendara menyenangkan. Desainnya menggabungkan lampu LED berbentuk bulat, fender yang melebar, serta bumper depan dengan karakter sporty.

Honda juga membekalinya dengan velg alloy 15 inci, air curtain ducts, dan spoiler untuk mendukung aerodinamika. Hasilnya, Super-ONE terlihat lebih agresif dibandingkan dengan mobil listrik perkotaan pada umumnya.

Sebaliknya, Wuling Aira EV mengusung konsep Neo Classic Design dengan tampilan yang lebih sederhana dan menggemaskan.

Lampu depan berbentuk bulat dengan LED ring, pilihan warna bodi dua nada, serta dop pelek bermotif four-leaf clover membuat Aira ev punya identitas tersendiri.

Menariknya, Aira EV memiliki radius putar hanya 4,5 meter. Ukuran tersebut menjadi nilai tambah ketika harus putar balik di jalan sempit atau bermanuver di area parkir.

Dimensi Honda Super-ONE:

  • Panjang: 3.569 mm

  • Lebar: 1.573 mm

  • Tinggi: 1.616 mm

  • Jarak sumbu roda: 2.520 mm

  • Ground clearance: 140 mm

  • Ukuran pelek: 15 inci

Dimensi Wuling Aira EV:

  • Panjang: 3.268 mm

  • Lebar: 1.550 mm

  • Tinggi: 1.575 mm

  • Jarak sumbu roda: 2.190 mm

  • Radius putar: 4,5 meter

  • Ukuran pelek: 13 inci

Secara dimensi, Honda Super-ONE lebih panjang sekitar 30 cm dibandingkan Aira EV. Sementara itu, ukuran bodi Wuling yang lebih pendek bisa menjadi keunggulan untuk mobilitas di kawasan perkotaan yang padat.

2. Perfoma mesin dan sistem penggerak

Wuling Aira EV melantai di GIIAS 2026, harga mulai Rp155 jutaan. (IDN Times/Fadhliansyah)

Kalau bicara performa, Honda Super-ONE punya keunggulan yang cukup mencolok.

Mobil listrik ini menggunakan motor bertenaga maksimum 70 kW atau sekitar 95 PS dengan torsi mencapai 162 Nm. Angka tersebut membuatnya jauh lebih bertenaga dibandingkan Wuling Aira ev.

Namun, bukan cuma tenaga yang menjadi daya tariknya.

Honda menghadirkan lima mode berkendara, yakni ECON, City, Normal, Sport, dan BOOST. Khusus BOOST Mode, tersedia teknologi Simulated 7-Speed Gear Shift yang menghadirkan sensasi perpindahan tujuh gigi virtual.

Ada pula Active Sound Control yang menciptakan suara berkendara buatan agar pengalaman mengemudi terasa lebih hidup.

Perlu dipahami, perpindahan gigi tersebut merupakan simulasi elektronik, bukan berarti Super-ONE menggunakan transmisi manual tujuh percepatan sungguhan.

Sementara itu, Wuling Aira EV menggunakan motor listrik 30 kW atau sekitar 41 PS dengan torsi 85 Nm.

Tenaganya memang lebih kecil, tetapi karakter ini sesuai dengan tujuan Aira ev sebagai kendaraan untuk aktivitas perkotaan. Mulai dari berangkat kerja, berbelanja, sampai mengantar keluarga dalam perjalanan pendek.

Perbedaan lainnya ada pada sistem penggerak. Super-ONE menggunakan penggerak roda depan (FWD), sedangkan Aira ev mengandalkan penggerak roda belakang (RWD).

Namun, jangan langsung menganggap RWD pasti lebih sporty daripada FWD. Karakter pengendalian juga dipengaruhi bobot, suspensi, ban, dan penyetelan kendaraan.

Spesifikasi Performa Honda Super-ONE:

  • Motor listrik: 70 kW

  • Tenaga maksimum: 95 PS

  • Torsi maksimum: 162 Nm

  • Penggerak: FWD

  • Mode berkendara: ECON, City, Normal, Sport, BOOST

  • Fitur performa: BOOST Mode, Active Sound Control, dan simulasi transmisi 7-percepatan

Spesifikasi Performa Wuling Aira ev:

  • Motor listrik: 30 kW

  • Tenaga maksimum: Sekitar 41 PS

  • Torsi maksimum: 85 Nm

  • Penggerak: RWD

  • Kecepatan maksimum: 101 km/jam

Mana yang unggul? Honda Super-ONE unggul dari sisi tenaga dan fitur berkendara. Namun, kalau hanya dipakai untuk aktivitas perkotaan, performa Aira EV lebih berorientasi pada kebutuhan tersebut.

3. Kapasitas baterai, jarak tempuh, dan pengisian daya

Wuling Aira EV melantai di GIIAS 2026, harga mulai Rp155 jutaan. (IDN Times/Fadhliansyah)

Bagaimana dengan jarak tempuh? Nah, bagian ini cukup menarik karena baterai yang lebih besar ternyata tidak selalu menghasilkan angka jarak tempuh lebih tinggi di brosur.

Honda Super-ONE menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 29,6 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 252 km berdasarkan pengujian NEDC.

Sementara Wuling Aira EV hadir dalam dua pilihan baterai. Varian Standard Range menggunakan baterai LFP 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km, sedangkan Long Range memakai baterai 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km.

Namun, angka Wuling menggunakan metode pengujian CLTC, berbeda dengan NEDC yang dipakai Honda.

Artinya, meskipun Aira EV Long Range mencatat jarak tempuh lebih tinggi di atas kertas, hasilnya tidak bisa langsung dijadikan bukti bahwa Wuling lebih efisien atau mampu berjalan lebih jauh dalam kondisi yang sama.

Apalagi, penggunaan AC, kecepatan kendaraan, gaya mengemudi, hingga kondisi lalu lintas dapat memengaruhi jarak tempuh sebenarnya.

Untuk pengisian daya, keduanya sudah mendukung DC fast charging dengan konektor CCS2.

Spesifikasi Baterai Honda Super-ONE:

  • Kapasitas baterai: 29,6 kWh

  • Jenis baterai: Lithium-ion

  • Jarak tempuh: 252 km (NEDC)

  • AC charging 6 kW: Sekitar 4,5 jam

  • DC fast charging 50 kW: Sekitar 30 menit

  • Konektor pengisian: Type 2/CCS2

Spesifikasi Baterai Wuling Aira ev:

  • Standard Range: 16,2 kWh, jarak tempuh 205 km (CLTC)

  • Long Range: 25,1 kWh, jarak tempuh 301 km (CLTC)

  • Jenis baterai: Lithium Iron Phosphate (LFP)

  • AC charging Standard Range, 20–100%: Sekitar 4,8 jam

  • AC charging Long Range, 20–100%: Sekitar 7,2 jam

  • DC fast charging, 30–80%: Sekitar 35 menit

  • Konektor DC fast charging: CCS2

Waktu pengisian tersebut merupakan klaim pabrikan dalam kondisi tertentu. Jadi, durasi sesungguhnya bisa berubah tergantung daya charger, suhu baterai, dan tingkat daya ketika pengisian dimulai.

4. Kenyamanan kabin dan kepraktisan interior

Interior Wuling Aira EV

Masuk ke bagian interior, perbedaan karakter kedua mobil semakin terasa.

Honda Super-ONE menawarkan kabin dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada pengemudi. Salah satu daya tariknya adalah jok sporty, panel instrumen digital 7 inci, serta pencahayaan ambient yang dapat berubah mengikuti mode berkendara.

Honda juga menyematkan ULTRA Seats yang memungkinkan kursi belakang diatur dengan lebih fleksibel untuk membawa berbagai barang.

Jarak sumbu roda Super-ONE yang lebih panjang juga berpotensi memberikan ruang kabin lebih lega. Namun, kenyamanan duduk tetap perlu dicoba langsung karena tidak hanya ditentukan oleh panjang wheelbase.

Di sisi lain, Wuling Aira EV menawarkan interior minimalis dengan perpaduan warna Cookies & Cream.

Kepraktisannya cukup menarik untuk mobil berukuran kecil. Aira EV memiliki 4 pintu samping, sehingga penumpang belakang tidak perlu melipat kursi depan untuk keluar-masuk.

Selain itu, kursi belakang dapat dilipat dengan konfigurasi 50:50. Kapasitas bagasi yang awalnya 170 liter bisa diperluas hingga 838 liter ketika kursi belakang dilipat.

Kabin Aira EV juga memiliki kapasitas empat penumpang, membuatnya lebih cocok untuk pasangan, keluarga kecil, atau pengguna yang lebih sering berkendara sendiri.

Dari sisi kenyamanan, Wuling menawarkan fungsi kabin yang sederhana dan mudah digunakan. Namun, jangan berharap ruang serta kelengkapan interiornya setara dengan MPV atau SUV yang berukuran lebih besar.

5. Perbandingan fitur teknologi dan keselamatan

Wuling Aira EV (dok. Wuling Indonesia)

Dari segi teknologi dan keselamatan, Honda Super-ONE menawarkan fitur yang lebih lengkap dibandingkan Wuling Aira EV. Meski begitu, Aira EV juga punya sejumlah fitur modern yang cukup menarik untuk mobil listrik di kelas harganya.

Fitur Honda Super-ONE:

  • Honda SENSING dengan Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Collision Mitigation Braking System.

  • Enam airbag untuk perlindungan penumpang.

  • Head unit 9 inci dengan Google built-in.

  • Sistem audio BOSE dengan tujuh speaker dan satu subwoofer.

  • Honda CONNECT dengan fitur Digital Key.

  • Kamera parkir belakang dan delapan sensor parkir.

Fitur Wuling Aira ev Long Range:

  • Layar sentuh 10,1 inci dengan konektivitas smartphone.

  • Fitur keselamatan ABS, EBD, ESC, dan Hill Hold Control.

  • Dual SRS Airbag serta ISOFIX untuk kursi anak.

  • Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Hold.

  • Kamera mundur dan sensor parkir.

  • Smart Entry & Smart Start serta TPMS.

Perlu diketahui, beberapa fitur tersebut hanya tersedia pada Aira EV Long Range, bukan Standard Range. Jadi, Honda Super-ONE lebih unggul dari sisi teknologi dan keselamatan, terutama berkat fitur ADAS dan enam airbag.

Namun, Wuling Aira EV Long Range tetap menarik karena menawarkan fitur keselamatan dan kenyamanan yang memadai dengan harga jauh lebih terjangkau.

6. Harga Honda Super One vs Wuling Aira EV, selisihnya berapa?

Honda Super ONE vs Wuling Aira EV (dok. Habib Muhammad)

Nah, sekarang masuk ke bagian yang mungkin paling menentukan keputusan pembelian, yaitu harga.

Harga Honda Super-ONE:

  • Super-ONE warna Crystal Black Pearl: Rp. 438 juta

  • Super-ONE warna spesial Boost Violet Pearl dan Luminous Grey Metallicl: Rp. 448 juta

Harga Wuling Aira EV:

  • Standard Range: Rp. 155 juta

  • Long Range: Rp. 175 juta

Harga mengacu pada banderol resmi OTR Jakarta tahun 2026 dan dapat berubah.

Kalau dibandingkan dengan Aira EV Long Range, harga dasar Honda Super-ONE lebih mahal Rp263 juta.

Selisih tersebut tentu bukan angka yang kecil. Bahkan, harga satu unit Super-ONE hampir setara dengan tiga unit Aira ev Standard Range.

Namun, penting dipahami bahwa kedua mobil ini memang tidak sepenuhnya bermain di kelas yang sama.

Aira EV dibuat sebagai kendaraan listrik yang lebih mudah dijangkau konsumen, sedangkan Super-ONE menyasar pengendara yang menginginkan karakter mobil sporty dengan pengalaman berkendara lebih personal.

Ada pula perbedaan dari sisi ketersediaan. Honda awalnya hanya menyiapkan alokasi 100 unit Super-ONE untuk Indonesia pada 2026, dan pemesanannya telah melampaui alokasi tersebut hanya dalam satu hari setelah dibuka.

Karena itu, selain harga, calon konsumen Super-ONE perlu memastikan kembali ketersediaan unit dan estimasi waktu pengiriman melalui dealer resmi.

Jadi, Honda Super One atau Wuling Aira EV, mana yang lebih baik?

Setelah membandingkan Honda Super One vs Wuling Aira EV, pilihan terbaik sebenarnya kembali pada kebutuhan dan anggaran masing-masing.

Kalau kamu mencari mobil listrik untuk perjalanan harian, Wuling Aira EV Long Range menjadi pilihan yang lebih masuk akal dari sisi harga dan kepraktisan. Dengan Rp. 175 juta, kamu sudah mendapatkan mobil listrik empat pintu, klaim jarak tempuh hingga 301 km, DC fast charging, serta fitur keselamatan yang cukup lengkap untuk kelasnya.

Namun, kalau kamu mengutamakan performa, kelengkapan fitur bantuan berkendara, serta pengalaman mengemudi yang lebih menyenangkan, Honda Super-ONE jelas lebih unggul. Tenaga 95 PS, BOOST Mode, Honda SENSING, dan sistem audio BOSE menawarkan pengalaman yang berbeda dari Aira EV.

Dari sisi kenyamanan, Super-ONE terlihat lebih menjanjikan berkat kabin yang lebih berorientasi pada pengemudi dan teknologi tambahan. Meski begitu, kualitas bantingan suspensi dan kenyamanan penumpang tetap perlu dibuktikan melalui test drive langsung.

Jadi, kalau ukurannya adalah value for money untuk mobilitas sehari-hari, Wuling Aira EV Long Range menjadi rekomendasi utama. Namun, kalau kamu mencari mobil listrik kecil yang punya karakter sporty dan ingin menikmati setiap perjalanan, Honda Super-ONE menawarkan kelebihan yang sulit ditemukan pada Aira EV.

Curated For You

Editorial Team

Related Article