Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Huawei Bangun Pengisian Daya 1.500 kW Berbasis Energi Surya

Huawei Bangun Pengisian Daya 1.500 kW Berbasis Energi Surya
ilustrasi energi surya (pexels.com/Kindel Media)
Intinya Sih
  • Huawei memperkenalkan sistem pengisian daya super cepat 1.500 kW berbasis energi surya di Beijing Auto Show 2026, menandai transformasi menuju pengelolaan sistem energi terintegrasi yang efisien.
  • Inovasi ini memanfaatkan pendingin cairan dan modul penyimpanan energi DC 215 kWh untuk menjaga stabilitas serta mendukung pengisian cepat kendaraan berat maupun penumpang di wilayah dengan infrastruktur listrik terbatas.
  • Huawei memperluas jaringan kompatibel dengan standar '2015+' Tiongkok, menghadirkan solusi fleksibel dari 400A hingga kelas megawatt, mendorong era baru pengisian daya di bawah 10 menit secara global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Huawei Digital Energy kembali mengguncang industri otomotif global melalui penguatan ekosistem pengisian daya super cepat sebesar 1.500 kW yang terintegrasi dengan teknologi penyimpanan energi surya. Langkah masif yang dipamerkan dalam ajang Beijing Auto Show 2026 ini menunjukkan pergeseran fokus perusahaan dari sekadar penyedia perangkat keras menjadi pengelola sistem energi terintegrasi yang lebih luas dan efisien.

Sistem pengisian daya megawatt ini dirancang untuk menjawab tantangan elektrifikasi pada kendaraan berat maupun kendaraan penumpang dengan mobilitas tinggi. Melalui pemanfaatan infrastruktur cerdas yang mampu menyelaraskan pembangkit listrik tenaga surya, penyimpanan energi, dan pengisian daya, Huawei menawarkan solusi praktis untuk mengurangi beban pada jaringan listrik nasional sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik di berbagai wilayah.

1. Arsitektur sistem pengisian daya megawatt dan integrasi energi hijau

Screen Shot 2026-01-31 at 8.21.31 AM.png
Mobil mewah Huawei (huaweimaextro.com)

Sistem pengisian daya 1.500 kW milik Huawei merupakan solusi full-stack yang mendukung arus puncak hingga 2.400 A, memungkinkan baterai berkapasitas 300 kWh terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Berdasarkan data teknis yang dirilis, sistem ini menggunakan pendingin cairan (liquid cooling) pada seluruh komponen, mulai dari kabel, konektor, hingga perangkat elektronik daya, guna menjaga stabilitas suhu saat menyalurkan energi dalam skala besar.

Inovasi utama di tahun 2026 ini adalah penggunaan modul penyimpanan energi DC sebesar 215 kWh yang berfungsi sebagai penyangga (buffer). Strategi ini memungkinkan stasiun pengisian daya tetap memberikan output maksimal meskipun pasokan listrik dari jaringan utama sedang terbatas atau berada di wilayah dengan infrastruktur kelistrikan yang lemah. Integrasi dengan panel fotovoltaik (tenaga surya) semakin mempertegas ambisi Huawei dalam menciptakan jaringan pengisian daya yang mandiri dan berkelanjutan.

2. Kompetisi teknologi pengisian cepat di pasar otomotif Tiongkok

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Strategi Huawei yang berfokus pada skalabilitas infrastruktur menciptakan kontras menarik dengan inovasi dari pemain besar lainnya di Tiongkok. Sementara Huawei membangun jaringan pendukung, produsen seperti BYD memperkenalkan Flash Charging 2.0 yang mampu mengisi daya 10% hingga 70% hanya dalam waktu lima menit. Di sisi lain, CATL melalui baterai Shenxing mengklaim mampu mencapai pengisian penuh dalam enam menit jika dipadukan dengan infrastruktur yang kompatibel.

Data dari China EV DataTracker menunjukkan dinamika pasar yang menarik pada kuartal pertama tahun 2026. Instalasi baterai kendaraan listrik di Tiongkok mencapai 124,8 GWh, di mana kimia baterai LFP mendominasi sebesar 79,4% (99,1 GWh) dan ternary NMC menyumbang 20,7% (25,8 GWh). Dominasi LFP ini memperkuat posisi Huawei dalam mengembangkan sistem pengisian daya yang kompatibel dengan berbagai jenis kimia baterai yang paling banyak digunakan di pasar massal.

3. Ekspansi jaringan dan standarisasi pengisian daya masa depan

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Hyundai Motor Group)
ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Hyundai Motor Group)

Huawei memposisikan teknologinya sebagai solusi yang sepenuhnya kompatibel dengan standar pengisian daya "2015+" di Tiongkok. Portofolio terminal yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari sistem pendingin alami 400A, unit pendingin cairan 800A untuk kendaraan penumpang, hingga sistem kelas megawatt di atas 1.000 kW yang dikhususkan untuk koridor logistik dan hub transportasi komersial. Pendekatan sistematis ini memungkinkan penyebaran jaringan yang lebih fleksibel di berbagai kondisi lingkungan.

Pergeseran posisi Huawei dari tahap demonstrasi awal menuju penyebaran jaringan yang lebih luas menandai era baru di mana kecepatan pengisian daya di bawah 10 menit akan menjadi standar industri. Dengan mengedepankan stabilitas jaringan dan kecepatan penerapan melalui penyimpanan energi surya, Huawei berupaya memastikan bahwa transisi menuju mobilitas elektrik tidak hanya bergantung pada kecanggihan baterai kendaraan, tetapi juga didukung oleh kesiapan infrastruktur energi yang tangguh dan cerdas secara global.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More