Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Impresi Menjajal Mobil Listrik GWM Ora 03, Retro tapi Modern!

Impresi Menjajal Mobil Listrik GWM Ora 03, Retro tapi Modern!
Impresi menjajal GWM Ora 03 (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya Sih

  • Desain eksterior retro-futuristik yang menarik

  • Interior nyaman dengan fitur modern, meskipun bagasinya agak sempit

  • Motor listrik 105 kW dan baterai LFP 47,8 kWh, jarak tempuh hingga 400 km per pengisian penuh

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Walaupun sudah diperkenalkan di Indonesia sejak peluncuran resminya pada 26 Juni 2025, GWM Ora 03 baru benar-benar mulai terlihat di jalanan seiring program pemesanan dan pengiriman unit ke konsumen pada pertengahan hingga akhir 2025.

Ketika pertama kali menyapa publik otomotif Tanah Air, mobil listrik kompak ini dibanderol mulai sekitar Rp369 juta – Rp379 juta on the road Jakarta, menjadikannya salah satu pilihan EV hatchback di segmen Rp300 jutaan yang menarik minat pembeli urban.

Dengan dimensi yang kompak tapi proporsi bodi yang lebar dan membulat, mobil ini punya cita rasa berbeda dibanding city car EV lain yang lebih “bulat biasa”. Kebetulan belum lama ini IDN Times mendapatkan kesempatan untuk mencoba secara langsung dari mobil ini untuk beberapa hari, berikut reviewnya!

1. Desain eksterior yang menarik

IMG_9146.jpeg
Desain buritan GWM Ora 03 (IDN Times/Fadhliansyah)

Desain eksterior Ora 03 bisa dibilang salah satu aspek paling menarik dari mobil ini. Gaya retro-futuristik yang diusungnya mencampurkan elemen klasik dengan sentuhan modern, menghasilkan tampilan yang mudah dikenali di jalan.

Lampu depan bulat besar berpadu dengan gril minimalis dan permukaan bodi yang mengalir halus, memberi nuansa yang bersih tapi ekspresif sekaligus. Sisi belakang juga mengusung garis desain yang unik dengan lampu rem LED yang ngumpet di balik kaca belakang, memberikan kesan minimalis pada area buritan.

Kedalaman detail seperti atap dua warna, pilihan pelek 18-inch, serta aksen-aksen chrome tipis memberi kesan premium di kelasnya. Proporsi keseluruhan cukup proporsional, membuat Ora 03 cocok untuk penggunaan harian di perkotaan, tidak terlalu mungil, tapi masih cukup lincah menerobos kemacetan.

Dari dimensinya, mobil ini punya panjang 4.235 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.596 mm, ground clearance 145 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm.

2. Interiornya nyaman dan dibekali fitur modern

IMG_9145.jpeg
Lampu utamanya membulat (IDN Times/Fadhliansyah)

Begitu masuk ke dalam, interior Ora 03 menegaskan bahwa mobil ini bukan hanya soal tampilan luar. Kabinnya dirancang dengan tema yang cerah dan modern, menggunakan material soft-touch yang cukup terasa kualitasnya di sentuhan pertama.

Tata letak dashboard bersih dengan layar infotainment responsif yang sudah mendukung konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto, serta head-up display digital yang informatif. Selain itu, adanya panoramic sunroof menambah kesan lega dan premium di interior Ora 03.

Kabin terasa lapang untuk kelas hatchback elektrikal, dan jok yang empuk membuat perjalanan harian atau weekend terasa lebih santai. Sayangnya, jika soal kapasitas bagasi, ada catatan kecil, yaitu ruang kargo tergolong agak sempit bila dibandingkan hatchback konvensional sekelasnya.

Kapasitas bagasinya berukuran 228 liter, yang dapat ditambah menjadi 858 liter jika jok belakang dilipat seluruhnya.

Menurut IDN Times, hal ini bukan masalah besar untuk penggunaan harian, tapi bisa terasa kurang praktis jika sering bawa barang besar atau untuk liburan singkat.

3. Spesifikasi motor listrik dan baterainya

IMG_9149.jpeg
Motor listrik GWM Ora 03 (IDN Times/Fadhliansyah)

Dari sisi teknis, Ora 03 memakai motor listrik berjenis Permanent Magnet Synchronous yang menggerakkan roda depan. Output tenaga sekitar 105 kW (143 dk) dengan torsi puncak 210 Nm memberikan akselerasi yang cukup gesit di kota, sekaligus respons instan khas EV yang bikin berkendara terasa menyenangkan tanpa jeda transmisi.

Sumber tenaganya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas sekitar 47,8 kWh. Dengan konfigurasi ini, Ora 03 punya jarak tempuh rata-rata hingga sekitar 400 km per pengisian penuh (berdasarkan standar NEDC), cukup untuk kebutuhan harian bahkan perjalanan luar kota jarak menengah.

Untuk soal isi ulang, mobil ini mendukung teknologi fast charging DC hingga sekitar 69 kW, yang dapat mengisi baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam sekitar 30-40 menit, sehingga tidak merepotkan untuk perjalanan jauh.

4. Impresi berkendara dengan GWM Ora 03

IMG_9144.jpeg
Desainnya retro namun tetap modern (IDN Times/Fadhliansyah)

Ketika pertama kali mengendarai mobil ini, IDN Times merasakan sensasi berkendara yang halus, seperti mengemudi mobil listrik premium yang harganya Rp500 jutaan ke atas. Ini menjadi nilai positif, apa lagi bagi konsumen yang baru berpindah dari mobil konvensional ke mobil full listrik.

Bantingan suspensinya juga terasa cukup kaku, tidak terlalu empuk, yang membuatnya masih sangat cocok untuk melaju di perkotaan. Kemudian setir mobil ini juga terasa tidak terlalu ringan, yang membuatnya nyaman untuk dikendarai dalam kecepatan tinggi sekalipun.

5. Sistem keselamatan canggih GWM Ora 03

IMG_7660.jpeg
GWM Ora 03 resmi meluncur (GWM)

Dari sisi fiturnya, mobil ini terbilang lengkap karena memiliki Advanced Driving Assistance System (ADAS) Level 2 yang dapat diaktifkan dengan mudah lewat tombol di setir dan layar infotainment.

Beberapa fitur keselamatannya adalah pengereman otomatis untuk menghindari kecelakaan, blind spot monitoring, kamera 360 derajat, hingga adaptive cruise control yang sangat berguna untuk perjalanan jarak jauh.

Dengan berbagai kelebihan tersebut, rasanya wajar saja jika GWM Ora 03 dilirik oleh konsumen yang baru ingin beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik, setuju gak?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Automotive

See More