Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Risiko Menstarter Mobil Saat Tombol AC dalam Posisi On

Risiko Menstarter Mobil Saat Tombol AC dalam Posisi On
Unsplash.com/Samuele Errico Piccarini
Share Article

Jakarta, IDN Times – Menyalakan atau menstarter mobil saat posisi AC (air conditioner) menyala merupakan hal umum yang kerap sering terjadi. Maklum, kebanyakan pengemudi lupa menonaktifkan AC sebelum mematikan mesin mobil.

Sehingga, saat menyalakan mobil, kondisi AC masih dalam posisi on. Padahal kebiasaan menstarter mobil dengan posisi AC on sangat berisiko tidak saja pada aki mobil, tapi juga bisa merusak alternator (dinamo ampere).

  1. 1. Kebiasaan buruk seseorang pengendara mobil

    Unsplash.com/Thom Holmes
    Unsplash.com/Thom Holmes

    Menghidupkan mobil pada kondisi AC (air conditioner) menyala akan terjadi dampak buruk pada komponen accu (aki) dan alternator (dinamo ampere).

    Kepala bengkel servis AC Rotary Bintaro, Kelvin Ong, menceritakan bahwa menyalakan mobil pada saat tombol AC dalam posisi on (menyala) merupakan kebiasaan buruk para pengguna mobil yang malas mematikan tombol AC setelah berpergian menggunakan mobil.

  2. 2. Tidak berakibat buruk pada mesin, namun bisa membuat aki jebol

    Unsplash.com/Julian Hochgesang
    Unsplash.com/Julian Hochgesang

    Kebiasaan ini memang tidak terlalu berakibat buruk pada mesin kompresor AC, namun hal ini akan membebani daya kinerja aki yang harus mengeluarkan daya tarikan besar untuk memutar dinamo starter saat menyalakan mesin.

    “Ketika mobil dihidupkan, sebenarnya tidak merusak mesin kompresor tetapi bikin rusak mesin alternator dan accu,” ujar Kelvin Ong pada saat pembukaan gerai servis AC Rotary Bintaro di Bekasi, Jawa Barat.

    “Jadi pada saat mesin mau di-start, butuh daya yang cukup tinggi,” jelasnya.

  3. 3. Di era sekarang ini, banyak AC sistem otomatis yang dapat menyesuaikan ke suhu tertentu

    Unsplash.com/Alexandru G Stavrica
    Unsplash.com/Alexandru G Stavrica

    Kelvin melanjutkan, pada saat AC dihidupkan, sistem operasi pendingin udara itu akan menyedot daya tarik dari aki untuk menggerakkan mesin kompresor, fan dan blower.

    Meskipun demikian, Kelvin menjelaskan, boleh saja jika menyalakan AC dengan putaran yang tinggi setelah mobil dinyalakan, guna mempercepat proses pendinginan.

    “Tak masalah. AC sekarang banyak yang otomatis, langsung ke putaran besar lalu AC akan menyesuaikan sendiri. Lama-lama akan mengecil sampai ke titik suhu tertentu,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More