ilustrasi membeli mobil baru (pexels.com/Gustavo Fring)
Bagian pertama yang wajib diperiksa adalah data diri yang tercantum di dalam spk. Nama, alamat, nomor telepon, nomor identitas, hingga informasi lain harus sesuai dengan data yang sebenarnya. Kesalahan kecil dapat membuat proses administrasi berikutnya menjadi lebih rumit.
Selain identitas, periksa secara detail mobil yang dipesan. Pastikan merek, model, tipe, varian, warna, tahun produksi jika dicantumkan, serta pilihan transmisi sudah benar. Jangan sampai niat memesan satu varian, tetapi yang tertulis di spk justru tipe berbeda.
Perhatikan pula apakah ada informasi mengenai pilihan aksesori atau tambahan yang dijanjikan. Misalnya kaca film, karpet, dashcam, coating, atau aksesori lain yang masuk dalam paket pembelian. Jika memang menjadi bagian dari kesepakatan, sebaiknya semua tercantum secara jelas.
Jangan hanya mengandalkan janji lisan. Sales bisa saja berganti, sehingga informasi yang sebelumnya disampaikan dapat sulit dibuktikan. Apa yang tertulis di spk akan lebih mudah dijadikan acuan apabila terjadi perbedaan informasi di kemudian hari.