ilustrasi pintu mobil (pexels.com/Melike B)
Berdasarkan informasi yang dirilis State Administration for Market Regulation atau SAMR dan dikutip carnewschina.com, sejumlah produsen mengajukan rencana recall sesuai regulasi penarikan produk otomotif cacat di China. Nama-nama yang terdampak antara lain BAIC, Chery, Dongfeng, FAW Hongqi, Geely, Leapmotor, Tesla, Xiaomi, dan Xpeng.
Tesla menjadi merek dengan jumlah kendaraan terdampak paling besar. Sebanyak 2.975.910 unit Model 3 dan Model Y buatan China masuk dalam program recall. Selain itu, terdapat 46.041 unit kendaraan impor, yang mencakup Model 3, Model X, dan Model S.
Produsen lain juga memiliki angka recall yang tidak sedikit. Leapmotor menarik kembali 371.200 unit C01 dan C11, Xiaomi sebanyak 390.435 unit SU7 model tahun 2024, serta Xpeng 264.842 unit G6, P7+, dan X9. Sementara itu, Zeekr menarik 92.658 unit 007 dan X, Dongfeng 53.452 unit, Chery 64.488 unit, BAIC BluePark 46.860 unit, dan FAW Hongqi 4.035 unit.
Selain pemasangan label pada handle darurat, sebagian besar kendaraan terdampak juga akan mendapatkan pembaruan perangkat lunak melalui Over-The-Air atau OTA. Pembaruan tersebut akan menambahkan fungsi penurunan kaca otomatis setelah kecelakaan, sehingga diharapkan dapat memberikan jalur keluar tambahan bagi penumpang.