ilustrasi memilih asuransi mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
Ketika kecelakaan terjadi akibat jalan berlubang, sebaiknya jangan langsung membawa kendaraan ke bengkel tanpa mengumpulkan bukti. Dokumentasikan kondisi kendaraan, lokasi lubang, posisi kendaraan, serta kerusakan yang terjadi. Foto dan video bisa membantu menjelaskan kronologi kepada perusahaan asuransi.
Jika memungkinkan, catat juga waktu dan lokasi kejadian secara jelas. Bukti tersebut dapat membantu petugas survei memahami bahwa kerusakan memang berkaitan dengan insiden yang dilaporkan. Setelah itu, segera hubungi perusahaan asuransi melalui kanal resmi untuk mengetahui prosedur klaim dan dokumen yang diperlukan.
Yang tak kalah penting, jangan memperbaiki atau mengganti komponen yang rusak sebelum mendapatkan arahan dari pihak asuransi, kecuali ada kondisi darurat yang menyangkut keselamatan. Pasalnya, perusahaan asuransi biasanya perlu melakukan survei terlebih dahulu untuk menentukan kerusakan dan kelayakan klaim.
Jadi, kecelakaan akibat jalan berlubang tidak otomatis berarti klaim asuransi ditolak. Peluang penggantian tetap ada selama kejadian dan kerusakan sesuai dengan perlindungan polis. Kuncinya adalah memahami isi polis, melaporkan kejadian dengan jujur, serta menyimpan bukti yang cukup untuk mendukung pengajuan klaim.