Kacamata fotokromik, atau sering disebut dengan istilah kacamata transisi, merupakan salah satu solusi optik yang sangat populer bagi banyak orang yang membutuhkan alat bantu penglihatan sekaligus perlindungan matahari. Teknologi lensa ini dirancang secara cerdas untuk berubah menjadi gelap secara otomatis saat terkena paparan sinar matahari langsung dan kembali menjadi bening saat berada di dalam ruangan.
Banyak pengguna kacamata ini awalnya berharap akan mendapatkan kenyamanan visual maksimal saat harus berkendara di bawah terik matahari pada siang hari. Namun, saat berada di balik kemudi di dalam kabin mobil, mereka sering kali harus menghadapi kekecewaan besar karena kacamata tersebut mendadak kehilangan kemampuannya untuk menggelap secara maksimal, sehingga mata tetap terasa silau dan tidak nyaman.
