Saat berkendara, perhatian tidak selalu sepenuhnya tertuju pada jalan. Pikiran bisa sibuk memikirkan pekerjaan, masalah keluarga, percakapan sebelumnya, atau berbagai hal yang belum selesai. Dalam kondisi seperti ini, keputusan sederhana seperti memilih arah jalan pun bisa menjadi lebih sulit.
Tidak jarang pengemudi tiba-tiba melewati persimpangan, salah mengambil jalur, atau justru membelok ke arah yang tidak direncanakan. Kondisi tersebut bukan selalu karena tidak hafal jalan, tetapi bisa berkaitan dengan cara otak mengatur perhatian ketika terlalu banyak informasi yang harus diproses.
