ilustrasi stiker di kaca mobil (pexels.com/Connor Scott McManus)
Mobil produksi massal pada dasarnya memiliki desain yang sama dengan kendaraan lain dalam satu model. Menambahkan stiker menjadi salah satu cara termudah untuk membuatnya terlihat berbeda. Pemilik tidak perlu melakukan modifikasi besar untuk memberikan sentuhan pribadi.
Stiker juga relatif mudah diganti ketika bosan dengan desain lama. Karena itu, sebagian orang menjadikannya bagian dari proses menghias kendaraan. Ada yang mengganti stiker sesuai tren, mengikuti perjalanan terbaru, atau menyesuaikannya dengan komunitas yang sedang diikuti.
Meski begitu, pemasangan stiker tetap sebaiknya dilakukan secara bijak. Hindari menutup area kaca yang mengganggu pandangan, terutama kaca depan dan bagian yang menjadi bidang pandang utama pengemudi. Selain faktor keselamatan, stiker yang terlalu banyak juga dapat membuat proses melepasnya lebih sulit dan meninggalkan sisa perekat.
Pada akhirnya, stiker di kaca mobil bukan sekadar tempelan. Di balik gambar atau tulisan sederhana tersebut bisa terdapat identitas, hobi, humor, hingga kenangan perjalanan. Bagi pemiliknya, mobil akhirnya bukan hanya kendaraan untuk berpindah tempat, tetapi juga media untuk menceritakan sedikit bagian dari dirinya.