First drive Kia all-new Seltos di GIIAS 2026 (IDN Times/Fadhliansyah)
Seluruh hasil pengukuran DMC terhubung dengan pusat data yang menggabungkan informasi dari berbagai tahap pengembangan, sistem, dan pemasok.
Ketika ditemukan perbedaan kualitas, engineer dapat membandingkan data untuk mencari sumber penyimpangan dan menentukan perbaikan.
Kia menggunakan dua sistem analisis, yakni DATA-FIT dan DATA-AUDIT. DATA-FIT mengolah hasil pengukuran untuk mencari konfigurasi perakitan yang optimal dalam ruang virtual, sedangkan DATA-AUDIT menandai kemungkinan sumber penyimpangan sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan.
Kia juga menyebut data yang telah terkumpul akan diarahkan untuk membangun infrastruktur berbasis kecerdasan buatan guna mendukung pengembangan kendaraan berikutnya. Pendekatan ini membuat pengelolaan kualitas dilakukan sejak tahap pengembangan, bukan hanya setelah masalah muncul pada kendaraan.
“Bagi konsumen, seluruh proses tersebut memang tidak terlihat, tetapi hasilnya dapat dirasakan melalui kerapian, kenyamanan, dan fungsi kendaraan saat digunakan sehari-hari,” kata Harry.