Jakarta, IDN Times - Leapmotor C10 mengandalkan teknologi Cell-to-Chassis (C2C) sebagai salah satu pendekatan dalam pengembangan kendaraan listriknya.
Teknologi ini mengintegrasikan baterai langsung ke struktur sasis, sehingga komponen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga menjadi bagian dari struktur kendaraan.
Penerapan teknologi tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang sekaligus meningkatkan kekakuan struktur kendaraan. Pada Leapmotor C10, teknologi C2C diklaim menghasilkan kekakuan torsional hingga 42.500 Nm per derajat.
