Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Risiko Pasang Ban Depan Belakang Beda Ukuran Sembarangan

3 min read
4 Risiko Pasang Ban Depan Belakang Beda Ukuran Sembarangan
ilustrasi ban mobil (pexels.com/Vitali Adutskevich)
  • Perbedaan ukuran ban depan-belakang hanya aman jika sesuai desain pabrikan atau melalui perhitungan tepat; pemasangan sembarangan dapat mengganggu kinerja dan kenyamanan berkendara.
  • Ukuran ban yang tidak sesuai dapat membuat handling tidak seimbang, memicu understeer, mengubah respons setir, serta menyulitkan pengendara menjaga arah saat menikung.
  • Selisih diameter berlebihan berpotensi mengacaukan data ABS, Traction Control, dan ESC, mempercepat keausan tidak merata, serta menggeser akurasi pembacaan speedometer.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memasang ban depan dan belakang dengan ukuran berbeda itu diperbolehkan jika memang sesuai dengan desain pabrikan. Pemasangan tersebut juga dapat dilakukan apabila telah melalui perhitungan yang benar dan tepat. Hal tersebut memastikan ban yang kamu pasang tetap berfungsi sesuai dengan standar keamanan.

Namun, jika ban tersebut dipasang secara sembarangan, dampak buruk akan mengintai kamu. Pemasangan yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah pada kinerja dan kenyamanan berkendara kamu. Kamu perlu berhati-hati agar tidak memilih ukuran ban secara asal-asalan, karena risikonya adalah sebagai berikut.

  1. 1. Handling tidak seimbang

    ilustrasi mengemudi
    ilustrasi mengemudi (unsplash.com/Art Markiv)

    Ukuran ban yang tidak sesuai dapat membuat karakter kemudi kendaraan kamu menjadi berubah. Perubahan tersebut memengaruhi cara kendaraan kamu merespons saat dikendarai. Kamu akan merasakan perbedaan yang cukup jelas saat mengendalikan kendaraan tersebut.

    Dampaknya dapat berupa understeer yang lebih besar dan respons setir yang berubah. Kamu akan kesulitan menjaga arah kendaraan saat melewati tikungan. Respons setir yang tidak stabil tersebut membuat pengalaman berkendara kamu menjadi kurang nyaman.

  2. 2. Terganggunya sistem ABS dan ESC

    ilustrasi mobil
    ilustrasi mobil (unsplash.com/C Joyful)

    Mobil modern membaca putaran roda melalui sensor yang terpasang pada kendaraan kamu. Sensor tersebut bekerja untuk mengukur kecepatan putaran roda secara akurat. Data yang diperoleh kemudian digunakan oleh berbagai sistem pada kendaraan kamu.

    Jika diameter ban berbeda terlalu jauh, sistem bisa membaca data yang keliru. Data yang keliru tersebut berpotensi memengaruhi kerja ABS, Traction Control, dan Electronic Stability Control (ESC). Ini merupakan salah satu risiko terbesar yang sering tidak disadari oleh pengendara.

  3. 3. Ban aus tidak merata

    ilustrasi ban mobil
    ilustrasi ban mobil (unsplash.com/Luke Miller)

    Distribusi beban kendaraan kamu dapat berubah akibat ukuran ban yang tidak seimbang. Perubahan beban tersebut membuat tekanan yang diterima setiap ban menjadi tidak sama. Kamu akan merasakan kendaraan yang tidak lagi stabil saat digunakan berkendara.

    Akibatnya, ban kamu bisa aus lebih cepat dari kondisi normal. Pola keausan ban juga dapat menjadi tidak merata pada bagian tertentu. Kondisi tersebut membuat ban kamu harus diganti lebih cepat daripada seharusnya.

  4. 4. Akurasi speedometer bergeser

    ilustrasi speedometer
    ilustrasi speedometer (unsplash.com/Erik Mclean)

    Perubahan diameter total ban dapat menyebabkan pembacaan speedometer menjadi tidak akurat. Perubahan diameter tersebut membuat perhitungan kecepatan yang ditampilkan menjadi tidak akurat. Kamu akan melihat angka pada speedometer yang tidak lagi sesuai dengan kondisi sebenarnya.

    Contohnya, speedometer menunjukkan kecepatan 100 km/jam, padahal kecepatan aktual berbeda. Perbedaan tersebut dapat membuat kamu salah memperkirakan kecepatan kendaraan kamu. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan kamu saat berkendara di jalan.

    Ban depan dan belakang yang berbeda ukuran secara sembarangan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kamu. Kamu perlu memastikan ukuran ban yang digunakan sesuai dengan desain pabrikan atau telah dihitung dengan benar. Dengan memilih ukuran ban yang tepat, kamu dapat menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More